Diposting oleh : Iyan Ds     Tanggal : 05 Agustus 2017 03:25     Dibaca: 312 Pembaca

Pemberitahuan Mendadak Akumulasi Kartu Rugikan SFC

Pelatih Karteker SFC Hartono Ruslan

Palembang, Detik Sumsel-Satu hari jelang duel menghadapi Pusamania Borneo FC dalam lanjutan Liga 1, Sabtu (05/08) sore pukul 15.00 WIB di Stadion Segiri, Samarinda. Sriwijaya FC harus menerima kenyataan pahit.

Kapten tim Yu Hyun Koo dan bek sayap Marckho Sandy Meraudje tiba-tiba dinyatakan terkena hukuman akumulasi kartu kuning dan harus absen pada laga pekan ke 18 melawan Ponaryo Astaman dan kawan-kawan.

Mirisnya lagi, pemberitahuan mengenai sangsi larangan bertanding terhadap dua pilar Laskar Wong Kito baru diinformasikan kepada tim, setelah technical meeting dan pre match confrence

"Kami berharap, kedepannya operator lebih cepat memberitahu kepada tim jauh-jauh hari. Karena meskipun kami juga melakukan penghitungan sendiri, keputusan akhir dan pengesahannya main atau tidaknya pemain, tetap berdasarkan surat resmi dari operator kompetisi,"terang Pelatih Karteker SFC Hartono Ruslan, dihubungi Jum'at (04/08). 

Hartono juga mengakui, absennya kedua pemain yang kerap menjadi langganan di tim inti tersebut, dipastikan akan mempengaruhi kekuatan Laskar Wong Kito dalam pertarungan menghadapi Pesut Etam. Sementara SFC menargetkan dapat mencuri poin di laga tandang kali ini.  

Mendadaknya informasi mengenai sanksi tersebut, membuat jajaran pelatih terpaksa harus melakukan menuver dan meramu ulang komposisi pemain dalam starting eleven. Maupun strategi yang telah disiapkan sebelumnya. 

"Seharusnya, pemberitahuan mengenai hukuman terhadap pemain bisa lebih cepat diinformasikan, sebelum pertandingan berlangsung. Karena hal itu sangat merugikan terhadap persiapan yang telah dilakukan tim. Kita terpaksa harus meracik ulang strategi dan menyesuaikannya dengan karakter pemain pengganti,"ungkap 

Selain itu, apabila pemberitahuan larangan bertanding itu diperoleh lebih cepat, pihaknya tidak harus membawa banyak skuad ke Samarinda hingga mencapai 21 pemain. Karena pemain yang absen bisa ditinggal dan beristirahat di Palembang.    

Jika sudah begini, maka mau tidak mau Hartono harus mempersiapkan pemain yang biasa beroperasi di posisi gelandang bertahan, seperti Hapit Ibrahim untuk menjadi tendem Ichsan Kurniawan. Dalam menghalau setiap tekanan yang dilakukan pemain Borneo FC, maupun menjaga keseimbangan tim dalam bertahan maupun menyerang. 
 
Pengalaman duet Ichsan dan Hapit yang cukup lama diantara keduanya saat masih sama-sama membela Laskar Mudo Wong Kito, diharapkan tetap terjaga dengan baik. 

Karena mereka berdua akan berduel secara head to head dengan gelandang senior dan sekaligus idolanya yakni Ponaryo Astaman maupun Asri Akbar, serta legiun asingnya Flavio Beck Junior yang menjadi andalam Borneo FC dalam menguasai lini tengah.    

Sedangkan diposisi bek sayap kanan, Gilang Ginarsa dan Indra Permana bisa menjadi pilihan. "Yang pasti kita akan menurunkan pemain yang paling siap dan memiliki kebugaran fisik yang baik. Padatnya jadwal kompetisi membuat kita harus pintar-pindar dalam menerapkan rotasi pemain,"urainya. (iyop)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi