Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : DP     Tanggal : 20 Maret 2018 18:48     Dibaca: 1338 Pembaca

Pengedar Narkoba Asal Muratara Didor

DETIK SUMSEL / DERJI - Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro saat memperlihatkan BB senpira jenis pistol dari tersangka Redis Fanbher.

Muara Rupit, Detik Sumsel - Redis Fanbher (34) mendapat hadiah timah panas dari polisi pada Senin (19/03) malam. Warga Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini merupakan pengedar narkoba yang berhasil diamankan Polres Musi Rawas.

Namun, saat akan diamankan di jalan umum Desa Embacang Baru Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara, ia melakukan perlawanan. Ia sempat menembaki petugas menggunakan senjata api rakitan (senpira).

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro menerangkan penangkapan tersangka Redis Fanbher berawal dari informasi masyarakat. Tersangka sering mengedarkan dan menjual narkoba jenis sabu. Pihaknya segera melakukan penyelidikan.

"Anggota Sat Narkoba melakukan penyamaran seolah pembeli narkoba, lalu disepakati tempat transaksi di TKP. Saat akan ditangkap, pelaku melawan dan mencabut pistol yang terselip di pinggangnya serta berusaha menembak petugas," jelasnya kepada sejulah awak media, Selasa (20/03).

Anggota yang akan melakukan penangkapan, melihat gerak gerik tersangka akan melakukan perlawanan. Mereka pun langsung memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan tersangka sehingga terpaksa dilumpuhkan.

"Karena mengancam keselamatan anggota, maka tersangka terpaksa dilumpuhkan kaki sebelah kanan," terangnya.

Setelah tersangka dilumpuhkan, petugas melakukan pengeledahan di badan tersangka dan ditemukan dua bungkus plastik klip transparan berisikan kristal putih diduga narkoba jenis sabu dengan berat bruto 8,11 gram serta senpira jenis pistol kaliber 8,5.

"Tersangka dan barang bukti saat ini sudah diamankan di Polres Mura utuk diproses lebih lanjut. Tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman kurungan penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun," lungkasnya. (der)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi