Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 17 Juni 2018 06:28     Dibaca: 135 Pembaca

Penyakit Kulit, Pengunjung Mandi di Air Panas Danau Ranau

Nampak pengunjung saat mandi di pemandian air panas Danau Ranau OKU Selatan

Muaradua, Detik Sumsel - Pemandian air panas Objek wisata Danau Ranau Kabupaten OKU Selatan pada, Sabtu (16/6) hari ke 2 lebaran Idul fitri 1439 H di padati pengunjung. Selain penduduk sekitar, pengunjung juga kebanyakan para pemudik lebaran.

Ramainya pemandian air panas ini konon katanya bisa menyembuhkan penyakit kulit seperti eksim, kuram, kudis, panu dan penyakit kulit lainnya, karena air panas ini mengandung air belerang dari gunung seminung.

Dari pantuan detik sumsel, para pengunjung mulai dari orang dewasa, pria wanita hingga anak-anak, banyak yang mandi di kolam air panas tersebut. Rata-rata mereka ini mengidap penyakit kulit. 

Arman pemudik dari Jakarta mengaku ke pemandian air panas ini untuk mengobati penyakit kudis yang di deritanya.

 " Penyakit kulit saya ini sudah cukup lama, berobat sudah ke berbagai dokter tapi ngak sembuh juga.Saya dikasih tau teman, katanya coba mandi di pemandian air panas ini, karena teman saya ini ada penyakit panu sembuh, "katanya.

Hal yang sama dikatakan Linda warga Lampung, dia datang ke pemandian air panas ini untuk mengobati penyakit pecah-pecah pada kakinya. " Kaki saya ini pecah-pecah gatal, maka saya rendami di air panas ini dengan harapan bisa sembuh, "katanya.

Untuk sampai ke pemandian air panas Danau Ranau ini, tidak bisa mengunakan kendaraan Mobil ataupun motor, pengunjung harus mengunakan speedboat atau ketek. 

Jika pengunjung berangkat dari dermaga Danau Ranau Banding Agung maka harus merogok kocek sebesar Rp 400.000 dengan waktu tempuh 1,5 jam, kalau berangkat dari kawasan Pusri Danau Ranau jarak tempuhnya sekitar 45 menit dengan biaya Rp 250.000, namun pengunjung juga bisa berangkat dari pelabuhan Kota Batu Kecamatan Warkuk Ranau Tengah dengan jarak tempuh Rp 20 menit dengan biaya Rp 150.000.

Setelah sampai di Dermaga pemandian air panas, pengunjung juga harus membayar kercis masuk Rp 10.000 per orang. Sayangnya biaya retribusi ini nampaknya masih dikelola masyarakat setempat, karena tidak ada kercis resmi yang dikeluarkan Pemkab OKU Selatan. Besar kemungkinan biaya kercis tersebut tidak masuk ke Kas Pemkab OKUS, kiranya ini menjadi perhatian. (Faz)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi