Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Darfian Mahar jaya     Tanggal : 21 Mei 2018 19:51     Dibaca: 178 Pembaca

Pergantian Ketua PKB OKI Diduga Janggal

Istimewa

Kayuagung, Detik Sumsel -- Kendati Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Kepengurusan DPC PKB OKI periode 2018 -2023 dengan ketua Merry S.Pd menggantikan Ir Turmudi, namun polemik kepengurusan partai politik (parpol) masih terus berlanjut.

Pasalnya, Ir Turmudi menemukan adanya kejanggalan pada klausul pergantian yang menyebutkan bahwa pergantian tersebut merupakan dukungan dari PCNU Kabupaten OKI serta PAC PKB se Kabupaten OKI. Diduga, tanda tangan pada surat dukungan tersebut dipalsukan oleh oknum kader PKB.

“Kami baru mendapatkan SK pemberhentian dan pengangkatan pengurus DPC PKB OKI, dan di sana dalam klausul memperhatikan, pada poin B dan C ada dukungan dari PCNU serta dukungan dari PAC sekabupaten OKI,” kata Turmudi, Senin (21/5).

Mendapati hal tersebut, kata Turmudi, pihaknya langsung melakukan kroscek terhadap hal tersebut ke kepengurusan PCNU OKI.

“Saya teliti dan setidaknya mencari klausul kenapa diberhentikan, dan ada tiga hal yg menjadi bahasan. Diduga tanda tangan dari PCNU ini dipalsukan, saya sudah menemui para kiai dan mereka bilang tidak ada dukungan (pemberhentian) tersebut. Posisi saya juga wakil ketua PCNU OKI,” terangnya.

Menurut dia, rekomendasi atau perkataan dari para kiai ini merupakan suara yang mutlak bagi PKB.

“Jadi ketika kiai atau ulama NU yang merekomendasikan itu biasanya langsung diterima oleh DPW dan DPP. Apalagi para kiai ini banyak penghafal Al-Qur’an, dan setelah kami kroscek, kata mereka tidak pernah menandatangani surat dukungan itu,” kata Mas Tur seraya menambahkan hal tersebut diperkuat dengan penandatanganan surat pernyataan dari pengurus PCNU OKI.

Selain itu, lanjut Turmudi, pada poin C ada pernyataan dukungan dari PAC PKB se Kabupaten OKI juga tanda tangan diduga dipalsukan.

“Ini juga telah kami lakukan kroscek dan hingga saat ini sudah sebelas yang menyampaikan kalau tidak pernah tanda tangan dan yang lain juga akan segera menyusul,” ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan menyampaikan hal ini ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. “Ini baru langkah awal, dan Insya Allah akan ada langkah-langkah selanjutnya terkait hal ini, khususnya dugaan pemalsuan tanda tangan,” ujarnya.

Turmudi menuturkan, dirinya belum mengetahui lebih lanjut terkait nasib dari kader yang telah memalsukan tanda tangan PAC, khususnya surat dan tanda tangan dari PCNU OKI.

“Ini kader PKB, dan kader ini aset. Sebenarnya kami senang jika ada kader yang ingin jadi pemimpin, tapi tempuhlah secara prosedural jangan terlalu berambisi dan bernafsu hingga menghalalkan segala cara,” terangnya.(Iyan)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi