Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Maya     Tanggal : 16 Mei 2018 21:52     Dibaca: 186 Pembaca

Pertamina Jamin Stok BBM Aman Selama Ramadhan

Detik Sumsel/Tohir - General Manager MOR II Sumbagsel Erwin Hiswanton, Manager Fuel Retail Marketing, Putut Andriatno, dan Humas MOR II Siti Rahmi dalam konferensi pers, Rabu (16/05).

Palembang, Detik Sumsel - PT Pertamina (Persero) berkomitmen menjaga layanan dan distribusi energi selama Ramadhan dan Idul Fitri bagi masyarakat Indonesia dengan menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai dengan kebutuhan. Dan berdasarkan pengalaman tiap tahun pasti selalu ada peningkatan konsumsi BBM, LPG, dan Avtur terutama saat arus mudik dan balik dan saat Hari Raya Idul Fitri.

"Prediksi peningkatan sudah ada, kami juga sudah menyiapkan proyeksi penyaluran untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain itu, untuk memantau peningkatan dan kebutuhan energi selama puasa dan lebaran, kami juga akan menyiapkan Tim Satuan Penugasan (Satgas) sejak H-15 hingga H+15 lebaran demi kenyamanan masyarakat," ujar General Manager MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanton saat konferensi pers 'Menjaga Ketahanan Energi Menyambut Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1439 Hijriah' di Restoran Bukit Golf, Rabu (16/05).

Ditambahkannya, untuk konsumsi BBM jenis gasoline seperti Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, dan Premium diprediksi terjadi peningkatan hingga 19 persen dari konsumsi normal. Diperkirakan, peningkatan konsumsi Pertamax Turbo akan mencapai 38 persen, Pertamax 35 persen, Pertalite 19 persen, dan Premium mencapai 15 persen.

"Prediksi kenaikan tertinggi konsumsi BBM jenis gasoline akan terjadi pada 9 Juni atau H-5 Idul Fitri dengan angka kenaikan sebanyak 77 persen dari konsumsi normal," jelasnya.

Sedangkan, untuk BBM jenis gasoil yakni BBM diesel seperti Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar/Bio Solar diprediksi mengalami penurunan hingga 11 persen dari konsumsi normal. Hal ini diakibatkan oleh tidak beroperasinya kendaraan berat saat arus mudik dan balik sehingga konsumsi Solar/Bio Solar turun
13 persen.

Ia menambahkan, tidak hanya menambah pasokan BBM saja, tetapi Pertamina juga menyiapkan SPBU kantong sehingga ada mobil khusus yang siaga di SPBU tertentu.

"Sehingga jika ada SPBU yang pasokannya mulai menipis, bisa langsung dikirim jadi tidak perlu menunggu lama mengingat wilayah di Sumbagsel kendalanya beragam mulai dari perbukitan, macet hingga tanah longsor," ungkapnya.

Erwin menambahkan, sebagai persiapan untuk menjaga kelancaran distribusi energi dan layanan selama Ramadhan dan Idul Fitri, seluruh terminal BBM di wilayah Sumbagsel akan standby selama 24 jam.

Selain itu, di setiap TBBM juga sudah disiapkan tambahan mobil tanki (MT) untuk melayani masyarakat di luar penyaluran normal.

Pertamina MOR II Sumbagsel juga akan menempatkan 5 Kiosk Pertamax di Jalur Tol dan Pelabuhan Bakauheni, Dex kemasan di Jalur Lintas utama, 25 motoris kemasan, Mobil Tanki Dispenser, Kantong BBM (Mobile Storage), dan SPBU Buffer Stock.

Untuk Sumsel, konsumsi BBM selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri juga akan mengalami peningkatan. Untuk saat ini, prediksi peningkatan untuk BBM jenis gasoline di Sumsel diperkirakan mencapai 15 persen.

Peningkatan konsumsi tertinggi diperkirakan terjadi pada jenis BBM Pertamax Turbo sebanyak 42 persen, Pertalite 22 persen, Pertamax 21 persen, dan Premium 24 persen. Mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut, Pertamina sudah menyiapkan lima unit mobil tanki tambahan dengan total kapasitas 104 Kilo Liter (KL) di TBBM Kertapati dan dua unit mobil tanki tambahan dengan total kapasitas 32 KL di TBBM Lubuk Linggau, lima unit motoris kemasan, dan 1 unit mobil tanki dispenser di Kota Palembang.

Sementara itu, Manager Fuel Retail Marketing, Putut Andriatno mengatakan ketahanan stok BBM per 9 Mei masih kategori aman dan mencukupi. Apalagi produksi di kilang minyak di RU III dilakukan setiap hari.
 
Untuk Premium ketahanan stoknya mencapai 5,7 hari dengan stok mencapai 30,112 juta liter, Solar/Bio untuk 6,5 hari dengan stok 51,442 juta kilo liter, Pertalite 2,6 hari dengan stok 8.962 kilo liter, Dex selama 36,6 jari dengan stok 1,626 kilo liter, Pertamax selama 9,6 hari dengan stok 24.090 juta liter.

"Untuk Premium permintaan memang akan meningkat tapi penyalurannya juga mengacu pada kuota, karena di bulan tertentu seperti Ramadhan dan Idul Fitri konsumsinya meningkat. Jika dalam kondisi normal konsumsi premium mencapai 2.740 KL per hari dan untuk ketersediaan selama ramadan mencapai 3.133 KL per hari untuk Sumbagsel," jelasnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi