Diposting oleh : AMS     Tanggal : 01 Agustus 2017 10:19     Dibaca: 196 Pembaca

Pertarungan Strategi Menentukan Kemenangan

Pertarungan Pilkada kota Palembang 2018

Palembang, DetikSumsel- Adu kuat antara Harnojoyo (incumbent) versus (Vs) Sarimuda pada pertarungan Pilkada kota Palembang 2018 nanti sulit untuk dielakkan. Apalagi beberapa lembaga Survey merilis elektabilitas keduanya melanggeng dengan angka yang tak berjauhan mendominasi dibanding nama bakal calon walikota yang sudah mendaftar di beberapa partai politik.

“Siapa yang punya strategi bagus, akan memenangkan pertarungan,” kata Pemerhati Komunikasi Politik Sumsel, Alfrenzi Panggarbesi kepada DetikSumsel.Com, Selasa (1/8).

Dikatakan Ozi, sebenarnya bagi incumbent kondisi banyak pasangan calon justru akan lebih menguntungkan ketimbang head to head. Apalagi kabarnya hasil survey incumbent tidak terlalu dominan, pertarungan akan sangat sengit bila hanya dua pasang.

“Serangan udara yang masif degan ide-ide segar akan sangat menarik masyarakat, utamanya pemilih kalangan muda. Sementara serangan darat harus dilakukan pasukan infantri yang solid dipimpin oleh para komandan lapangan yang bisa langsung mengambil keputusan,” ulasnya.

Menurutnya, masyarakat Palembang masih akan mengaitkan Pilkada Palembang 2018 dengan hasil pilkada 2013 lalu. Apalagi jika yang bertarung antara Harnojoyo dengan Sarimuda, tinggal lagi bagaimana timses kedua paslon mampu merecalling ingtan kolektif masyarakat Palembang. “Selain itu, bagi incumbent harus mampu memaksimalkan kampanye keberhasilan-keberhasilan pembangunan dalam 5 tahun terakhir dalam bahasa yang komunikatif  sederhana dan mudah dipahami masyatakat. Incumbent diuntungkan lantaran sudah berbuat, namun personalisasi calon juga sangat menentukan persepsi masyatakat,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI), Ariyanto MSc M.Si mengatakan,  jika melihat hasil survey secara objektif. Maka partai akan mengusung dua nama diantara yang tertinggi elektabilitasnya. Nah sejauh ini, yang tertinggi hanya Sarimuda dan Harnojoyo. "Kalau kita lihat rilis survey, maka dua nama tersebut berada di atas dan bisa saja head to head diantara keduanya," kata Ariyanto.

Dikatakan, konsultan politik biasanya akan merekomendasi partai untuk mengusung pasangan calin tertinggi elektabilitasnya. Apalagi angka selisih masih berada dalam margin of eror sehingga sangat dinamis untuk dikejar. "Biasanya rekomendasi akan diberikan kepada dua teratas, apalagi jika selisih sudah 20 persen maka sulit kemungkinan akan diusung," ungkapnya.

Namun demikian, ia tetap memprediksi pilkada Palembang akan terdapat tiga pasangan calon dari partai diluar kemungkinan pasangan independen. Sebab, Palembang sebagai barometer politik Sumsel akan menjadi adu gengsi antar partai politik. "Kalau adu gengsi jelas ada partai yang akan maju meskipun calon yang diajukan jauh elektabikitasnya dengan dua nama tersebut," ungkapnya.

Ariyanto menilai yang lebih menarik lagi nantinya, siapa yang akan berpasangan dengan Sarimuda. Sebab berbeda dengan Harnojoyo yang sudah dipastikan berpasangan dengan Fitrianti Agustinda, sementara Sarimuda sepertinya masih wait and see. "Pasti pak Sarimuda tidak ingin salah pilih wakil, karena ini juga menentukan kemenangan," ungkapnya.

Ia pun memprediksi sejumlah nama yang memiliki trend untuk berpasangan dengan Sarimuda. Berdasarkan hasil survey, empat nama berpotensi menjadi wakil Sarimuda yakni, Lury Elza Alex, Hernoe Roesprijadji, Abdu Rozak dan M Akbar Alfaro. "Nama-nama tersebut kandidat kuat jika dipasangakan dengan Sarimuda untuk bersaing dengan pasangan Harnojoyo-Finda ketika disodorkan kepada pemilih," ulasnya.

Soal wakil Sarimuda, Ariyanto pun memprediksi, jika ingin kuat maka harus berkoalisi dengan partai religius. Sebab, untuk partai nasionalis sudah tercerminkan di pasangan Harno-Finda. "Pasangan mencerminkan figur religius akan menguatkan Sarimuda," pungkasnya. (Dul)


Warning: mysqli_num_rows() expects parameter 1 to be mysqli_result, boolean given in /home/taobvxhb/public_html/artikel/post.php on line 63
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi
 
 


Warning: mysqli_num_rows() expects parameter 1 to be mysqli_result, boolean given in /home/taobvxhb/public_html/index.php on line 376