Diposting oleh : AMS     Tanggal : 07 Februari 2017 20:07     Dibaca: 307 Pembaca

Polres Didesak Usut Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

Ilustrasi (Net)

Kayuagung, Detik Sumsel- Bakar (41) warga Jalan Yusuf Singadekane Lingkungan VI RT/RW 008, Kecamatan Kayuagung OKI mendesak Polres OKI untuk segera mengusut dugaan pemalsuan anda tangan yang dilakukan Abdul Rahman bin Tohir, warga Kayuagung.

Diduga terjadinya tindak pidana pemalsuan tanda tangan tersebut dilakukan terlapor pada Senin 23 Januari 2017 sekitar pukul 09.00WIB di Kantor Pengadilan Agama Kayuagung.

Informasi yang dihimpun, berawal dari perceraian pelapor Bakar dengan istrinya Titin. Keduanya yang dikaruniai dua orang anak ini sepakat akan berpisah dengan mengajukan cerai ke Pengadilan Agama Kayuagung.

Entah bagaimana dan tanpa mengajak pelapor lagi membahas harta gono gini, ternyata muncul surat hibah sebidang tanah yang diklaim telah diserahkan pelapor ke salah satu anaknya.

Sebidang tanah dan bangunan yang terletak di RT 08 Lingkungan VIII Kelurahan Jua-Jua, Kayuagung itu dihibahkan ke Muhammad Soleh (17) dan dikuatkan dengan adanya surat keterangan pelepasan hak atas tanah yang dikeluarkan pihak Kelurahan Jua-Jua.

"Saya secara sadar tidak pernah menandatangani surat hibah itu. Memang harta ini pasti akan diberikan ke anak-anak. Tapi kalau dilakukan sepihak dan tanpa sepengetahuan saya, jelas ini sudah melanggar aturan dan saya meminta pihak kepolisian mengusut dugaan pemalsuan tanda tangan," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Amazon Pelamonia melalui Kanit SPKT Polres OKI Aiptu J Simanjuntak membenarkan adanya laporan pelapor atas dugaan prmalsuan tanda tangan dengan terlapor Abdul Rahman bin Tohir.

"Laporan pelapor sudah kami terima dan didasarkan atas laporan polisi No LP/B/18/1/2017/Sumsel/Res OKI tanggal 25 Januari 2017 lalu. Pastinya laporan ini akan ditindaklanjuti," katanya.(Iyan)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi