Diposting oleh :     Tanggal : 25 September 2016 21:26     Dibaca: 973 Pembaca

Polres OI Terjunkan Petugas Bersenjata Lengkap

Pasca kebakaran besar yang terjadi di pasar Indralaya, sejumlah Polisi bersenjata lengkap ditugaskan untuk menjaga pasar.

Indralaya, Detik Sumsel- Banyaknya aksi penjarahan saat terjadi kebakaran Pasar Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (24/9), sekitar pukul 17.45 WIB dikeluhkan para pedagang pasar.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terulang, petugas Polres Ogan Ilir bersenjata lengkap dikerahkan dan ditempatkan dibeberapa titik di lokasi kebakaran.

Keluhan penjarahan barang seperti yang diutarakan Mur (43), warga Indralaya pemilik Toko Batik. Menurutnya, saat kejadian ada beberapa orang ikut masuk ke dalam tokonya dan mengangkut pakaian yang berada di dalam karung.

"Kondisi saat malam mati lampu, ada yang masuk pura-pura bantu dan setelah dilihat tidak tau lagi kemana barangnya. Patung untuk memajang baju juga sudah lenyap," keluhnya.

Dirinya berharap, petugas Polres OI mengamankan beberapa toko yang masih ada barang dagangannya. "Saya berharap polisi terus patroli di pasar agar bisa antisipasi penjarahan," harapnya.

Disinggung kerugian, Mur menjelaskan, dirinya secara rinci belum bisa memastikan, namuan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. "Kalau kerugian sekitar puluhan juta, mudah-mudahan segera dibangun kembali dan kami bisa kembali berdagang," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres OI AKBP Arief Rifai didampingi Kasatreskrim AKP Ginanjar saat dikonfirmasi mengatakan, sejak kejadian pihaknya menerjunkan petugas kepolisian baik untuk ikut memadamkan api maupun mengamankan barang milik pedagang dari aksi penjarahan.

"Ya, sejak kejadian petugas langsung dikerahkan. Kita berbagi, ada yang memadamkan, mengamankan barang pedagang dan mengatur arus lalulintas," ujarnya.

Untuk sumber api, lanjut Kapolres, diduga akibat arus pendek listrik disalah satu los. "Kami menghimbau kepada pengelola pasar dan penghuni kios untuk lebih memperhatikan sistem keamanan seperti listrik dan lainnya," imbuhnya.

Pantauan Jalintim, untuk mengantisipasi macet seperti, malam kemarin, hampir semua kendaraan dialihkan ke jalan simpang empat sakatiga menuju KPT Tanjung Senai yang keluarnya di kantor Pemkab Lama atau simpang Masjid Muhajirin.(evi)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi