Diposting oleh : Feriandi     Tanggal : 27 Desember 2016 23:12     Dibaca: 224 Pembaca

Polres OKU Gelar Apel Latihan Sistem Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

Para Personel apel kegiatab Latihan pengamanan aksi unjuk rasa saat mendengarkan arahan Waka Polres OKU

 

Baturaja, Detik Sumsel – Dalam upaya mengantisipasi terjadinya aksi kontijensi di wilayah kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Aparat gabungan Polres OKU bersama Satuan Kerja Polisi Pamong Praja (Sat POL PP) OKU melaksanakan Apel kegiatan Latihan Sistem pengamanan unjuk rasa (SISPAMUNRAS) dalam kota, Selasa (27/12).

Apel Kegiatan yang dipusaatkan ditaman Kota Baturaja ini dipimpin oleh Waka Polres OKU Kompol Dodi Indra yang didampingi kasat Pol PP Agus Salim, Kabag Ops Polres OKU, Kasat Sabhara, kasat Binmas, Kasat Lantas dan Kapolsek baturaja Timur. “ini sebagai bentuk kesiaapan dan kewaspadaan kita terhadap seggala kemungkinan kontijensi, mislanya Unjuk rasa, karna mungkin suatu saat ada hal yang sifatnya urgent”kata Waka Polres OKU Dodi Indra yang dibincangi Detik Sumsel usai memberikan pengarahan kepada anggotanya.

Dikatakan Dodi disamping itu kegiatan ini juga dilakukan dalaam rangka pengamanan menjelang Tahun baru 2017, nantinya tim yang telah tergabung dalam kegiatan ini akan dibagi menjadi beberapa kelompok yang akan disiagakan secara bergantian setiap kelompoknya. “kita telah latihan sekaligus mengukur kecepatan kita dalam bertindak, tadi sudah kita maksimalkan waktunya secepat mungkin mulai dari mendapat laporan adanya kegiatan seperti unjuk rasa atau pun hal lainnya, sampai mengumpulkan anggota, memakai perlengkapan dan bergerak sampai kelokasi tujuan waktunya kita lakukan secepat mungkin”tuturnya.

Dalam menjaga situasi tetap kondusif Polres OKU dikatakan Dodi mensiagakan 425 personel gabungan polres OKU dan Anggota Sat Pol PP OKU. “ totalnya 425 anggota, kalau anggota Kita sebanyak 325 personel yakni anggota Polres yang diback Up oleh Anggota Polsek jajaran terdekat, sisanya dari sat Pol PP”jelasnya 

Disinggung kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari isu akan adanya masa yang akan melaksanakan aksi unjuk rasa secara besar-besaran, Dodi mengatakan untuk demo tersebut tidak ada tapi hal ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi apa bila terjadi unjuk rasa agar lebih terkoordinasi, “tidak ada aksi unjuk rasa, tapi kita tetap deteksi apapun hal yang akan terjadi, untuk itu kita harapkan partisipasi masyarakat agar tetao menjaga kemanan dan kenyamanan sehingga situasi tetap kondusif” tukasnya. (fei)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi