Diposting oleh : DP     Tanggal : 24 Mei 2017 10:26     Dibaca: 934 Pembaca

Polsuspas Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas

Salah satu anggota Polsuspas saat menemukan sabu didalam pasta gigi yang hendak diselundupkan kedalam lapas. Selasa (23/5/2017). (Istimewa)

Lubuklinggau, Detik Sumsel - Petugas Kepolisian Khusus Lembaga Pemasyarakatan (Polsuspas) berhasil menggagalkan penyelundupan sabu ke dalam Lapas klas II A Kota Lubuklinggau. Sabu tersebut hampir berhasil diselundupkan Rantiana, istri dari narapidana kasus penipuan, Zulfikar.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (23/5/2017) siang kemarin, diawali dari Rantiana yang menitipkan makanan dan pasta gigi pada petugas Lapas untuk suaminya.

Kepala Lapas kelas II A Lubuklinggau, Musnani melalui Kepala Pengamanan Lapas, Subhan Malik mengatakan, barang haram itu nyaris masuk ke dalam lapas, ketika seorang wanita menitipkan satu kantong kresek warna hitam yang berisi lauk pauk dan pasta gigi ke petugas jaga. Dan usai menyerahkan titipan itu yang bersangkutan langsung pergi meninggalkan lapas.

"Usai dititipkan kepada petugas jaga langsung dibuka dan dicek seperti biasanya kalau ada barang-barang yang dititipkan oleh pihak keluarga untuk napi. Dan benar saat dicek, petugas jaga menemukan satu paket klip narkoba yang dimasukan ke dalam pasta gigi. Setelah mendapatkan barang haram tersebut kami langsung berkoordinasi dengan satuan narkoba Polres Lubuklinggau untuk ditindaklanjuti," jelasnya.

Ditambahkan Malik, kasus tetap akan dilanjutkan agar dapat memberikan shock terapi bagi yang lain. Pihaknya pun akan memberikan reward kepada petugas yang komitmen dan konsekuen memerangi narkoba. 

Sementara itu, Rantiana yang membawa sabu belum dapat diamankan karena setelah menitipkan barang langsung pulang. Identitasnya akan dicek dan proses selanjutnya diserahkan ke Satnarkoba Polres Lubuklinggau. 

Kasat Narkoba Polres Lubuklinggau, AKP Ahmad Fauzi melalui Kanit Narkoba Iptu Hartam mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus yang memasukan narkoba jenis sabu ini ke dalam lapas. Untuk nama dan alamat yang bersangkutan sudah diketahui. 

"Setelah mendapat informasi dari lapas kami langsung datang ke lapas guna melakukan penyelidikan, seluruh barang yang dititipkan sudah diperiksa, dan CCTV saat yang bersangkutan datang ke lapas mengantar nasi, lauk pauk, dan pasta gigi," pungkasnya. (ffa)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi