Diposting oleh : Iyan Ds     Tanggal : 12 September 2017 16:06     Dibaca: 299 Pembaca

Prihatin Kondisi SFC, Ini Saran Eks Asisten Pelatih

Tim Sriwijaya FC saat menghadapi Barito Putra

Palembang, Detik Sumsel-Kondisi Sriwijaya FC yang belum menemukan performa terbaiknya dan membuat tim kebangaan masyarakat Sumatera Selatan ini berada dalam situasi terpuruk, membuat sejumlah tokoh yang pernah menjadi bagian dari tim merasa prihatin.

Salah satunya diungkapkan Indrayadi. Eks pelatih kiper Laskar Wong Kito ini mengungkapkan, banyak faktor yang mempengaruhi performa SFC saat ini. Padahal, dari materi pemain yang ada tidak kalah dengan tim lain.

"Tapi kalau kita lihat cara main SFC, maka timbul banyak pertanyaan. Kenapa cara bermainnya tidak menunjukan bahwa kita tim dengan materi hebat,"ungkapnya.

Dari pengamatannya, dia melihat ada lobang besar di pertahanan SFC, meskipun sudah berapa kali pelatih mencoba melakukan ekprimen dengan melakukan bongkar pasang pemain belakang di posisi stopper, maupun bek kanan dan kiri. Namun hasilnya tetap tidak maksimal.

"Untuk mengatasinya, kita harus dapat stopper asing yang berkualitas dan bisa menjadi panutan serta jadi komando dibarisan belakang. Pemain ini bisa dipasangkan dengan stopper yang ada sekarang,"jelasnya.

Indrayadi melanjutkan, pemain belakang yang ada saat ini seperti Bobby Satria dan Yanto Basna bukan tidak berkualitas. "Tapi mereka butuh pendamping yang tangguh,"lanjutnya.

Sedangkan untuk di sektor tengah dan depan, dia menilai hanya butuh merubah gaya main saja, sehingga bisa bermain sebagai sebuah tim. Karena SFC saat ini cemderung bermain individu ketimbang sebagai tim. "Itu masalah tim dilapangan,"katanya.

Selain itu, ada juga masalah dalam organisasi SFC sebagai sebuah tim, terkait kolaborasi dengan semua unsur yang ada di tim. Apakah sudah berjalan dan solid. Karena SFC harus didukung dengan unsur managemen yang solid dan memberikan perhatian yang cukup kepada pemain dan seluruh jajarannya.

"Pengalaman abang dengan SFC, kita mengalami masa-masa keemasan. Saat itu, semua unsur di SFC seperti layaknya keluarga besar yang memiliki tujuan yang sama dan saling mengisi antara tim dan managemen,"tuturnya.

Oleh karena itu, dia berharap semua orang dan pihak yang merasa berkaitan dengan SFC harus memberikan support yang lebih. "Karena cukup sulit membangkitkan semangat ketika tim semakin terpuruk. Rembukan ulang dan menyatukan kembali komitmen untuk kebangkitan SFC,"tutupnya. (iyop)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi