Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 21 Agustus 2017 20:13     Dibaca: 168 Pembaca

PT SBA Masukan Gugatan Ke PTUN

Kuasa hukum PT SBA Advokad Iir sugiarto SH bersama Tim usai mengajukan Gugatan ke PTUN.

Palembang, Detik Sumsel- Sehubungan dengan adanya ketidak sesuaian antara bangunan fisik hotel ibis dengan Izin Membangun Bangunan (IMB) nomor : 1431/0510/2014 di jalan Letkol Iskandar RT 028 RW 006 Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur I Palembang, yang dikeluarkan oleh pemerintah Kota Palembang.

Iir Sugiarto SH selaku kuasa hukum dari PT Sebangun Bumi Andalas (PT SBA) mengatakan,akibat pembangunan ini kliennya mengalami dampak kerusakan  akibat pembangunan hotel tersebut.Sehingga pihaknya mengajukan Gugatan Pembatalan IMB hotel tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang.

"Hari ini Kami memasukkan gugatan soal IMB yang diterbitkan dinas Tata Kota Palembang.Karena klien kami merasa dirugikan atas bangunan yang didirikan,"ujarnya,Senin (21/8).

Lanjutnya,kedepan pihaknya akan terlebih dahulu melihat proses hukum yang akan berjalan dan meminta PTUN agar IMB tersebut segera dicabut atau dibatalkan dan juga meminta penangguhan penyetopan selama proses persidangan

"Artinya pelaksana pembangunan yang harus membenahi dan IMB harus dibenahi.Sesuai pasal 8 perda nomor 5 2010. Mereka berhak membekukan IMB yang telah diterbitkan tanpa melalui PTUN.Karena tidak ada tindak lanjut ini maka kita gugat lewat PTUN,karena kalau memang sudah mengetahui kenapa Pemkot Palembang diam dalam hal ini,"tuturnya.

Sebelumnya,Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang, Chandra Darmawan yang menyampaikan proses pengajuan yang tidak dilengkapi dengan data pendukung permohonan ijin merupakan kealfaan dari instansi terkait dan pemohon,seperti luas lahan untuk amdal lalin yang diajukan awal seluas 2.929,77 m2, bangunan keseluruhan seluas13.583,67 m2 yang terdiri 14 lantai.

"Faktanya, didalam IMB tertera luas tanah 1.423 m2, bangunan 10.913,57 m2 jika luas serta bangunan tidak sesuai maka akan sangat berkaitan dengan fasilitas yang akan digunakan.Disini ada kelelalain pihak Pemkot terhadap pemberian IMB,"ujarnya.

Selain itu dikatakan Iir,akibat pembangunan yang berdampak buruk bagi warga sekitar tentunya merusak lahan klien mereka ditambah lagi terjadi penurunan tanah akibat pemasangan grown achor dari PT Indo Citra Mulya.(VoT)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi