Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 05 Mei 2018 20:30     Dibaca: 344 Pembaca

Pukul Kepala IRT Pakai Batu Bata, Desri Ibrahim Diringkus Polisi

Desri Ibrahim  bin Himan Hanafi (33) warga Desa Talang Pipa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali diringkus oleh jajaran Polsek Pemulutan Ogan Ilir

Indralaya, Detik Sumsel - Desri Ibrahim  bin Himan Hanafi (33) warga Desa Talang Pipa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali akhirnya diringkus oleh jajaran Polsek Pemulutan saat tengah berada di Kandang Ayam Acun Desa Pipa Putih  Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (5/5) sekitar pukul 9.30 WIB.

Pelaku diringkus karena sudah melakukan penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga bernama Pitri Agustina  Binti Julai (38) warga Desa Talang Pipa Kecamatan Talang Ubi  Kabupaten Pali, dengan cara meleparkan batu bata dan tepat mengenai dibagian kepala yang menyebabkan korban luka dibagian kepala sebelah kiri.

Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Andran Candra,SH mengatakan kejadian tersebut berawal saudari Herni binti Husin membeli  ikan  dengan ibu Anik binti Anton, kemudian Ibu Pitri Agustina binti Julai datang menanyakan kepada Ibu Anik ikan yang ia ingin beli namun ketika kembali Ikan  sudah terjual dengan Ibu Herni.

"Kemudian terjadilah cek cok mulut antara Ibu Pitri dengan Ibu Herni, tidak senang dengan perkataan korban kemudian Ibu Pitri menabrakan kaki kiri ibu Hermi dengan sepeda motor lalu Ibu Herni melaporkan ke saudara Acun lalu memberi tahu ke suaminya Desri Ibrahim,"katanya Kapolsek kepada awak media, Sabtu (5/5).

Mendengar itu, pelaku langsung mengambil batu bata lalu mendatangi korban ke kandang ayam kemudian melemparkan batu tersebut ke saudara Iwan tetapi batu bata tersebut mengenai korban  Pitri Agustina sehingga korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan. 

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti saat ini berhasil kita amankan di Mapolsek Pemulutan dan pelaku akan dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara,"pungkasnya (AL).

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi