Situs Berita Detik Sumsel
Redaksi Detiksumsel.com
Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 14 Januari 2018 18:55     Dibaca: 118 Pembaca

Puluhan Rumah Warga Desa Tanjung Atap Terendam Air

BANJIR : Nampak rumah warga Desa Tanjung Atam Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir terendam air dan telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini, Minggu 14/1/2018

Indralaya, Detiksumsel- Puluhan rumah warga Desa Tanjung Atam Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir terendam air dan telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini. 

Kondisi ini, menyebabkan warga sulit melakukan aktivitas karena semua akses jalan sudah terendam air sebatas dengkul orang dewasa bahkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.

Tidak hanya itu, warga juga kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Dari pantauan dilapangan Minggu (14/1/2018) saat ini genang air dengan ketinggian mencapai setengah meter atau setinggi lutut orang dewasa masih menggemangi pemukiman warga. Sejauh ini belum ada bantuan dari Pemkab OI.  Sedangkan warga sudah ada yang terserang penyakit diare dan gatal-gatal.

Surnanto (45) warga setempat mengatakan akibat dari hujan sudah beberapa bulan terakhir ini, menyebabkan warga kesulitan dalam melakukan aktivitas, selain itu juga kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

"Kami juga saat ini belum mendapatkan bantuan air bersih dari pihak pemerintah, saya berharap kepada pihak Pemkab OI agar bisa menyediakan air bersih tersebut untuk warga yang ada disini,"harapnya.

Hal senada pun juga di ungkapkan oleh Rizal warga setempat mengatakan dirinya sangat kesulitan dalam beraktivitas dan sulitnya mendapatkan pasokan air bersih sudah beberapa bulan ini," Kami mengambil air bersih didesa tetangga dengan melalui jembatan darurat dengan berjalan kaki karena untuk menggunakan kendaraan itu tidak bisa karena semua jalan sudah terendam air,"ungkapnya.

"Saya berharap kepada pihak pemerintah agar bisa secepatnya memberikan bantuan pasokan air bersih yang kami bisa gunakan untuk sehari-hari,"harapnya.(AL)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi