Diposting oleh : Deddy Gusrizal     Tanggal : 12 Agustus 2017 01:52     Dibaca: 144 Pembaca

Realisasi Bayar Sewa Kios Baru 20%

Tim gabungan Disperindagkop, Polres Pagaralam, Sat Pol PP dan Satpam, beri sosialisasi dan pembinaan terhadap pedagang, agar dapat segera membawa sewa kios pasar

PAGARALAM,Detik Sumsel – Meningkatkan pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor sewa kios, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM dan PP Kota Pagaralam bersama anggota Polres Pagaralam, Sat Pol PP dan Satpam Pasar, gelar giat intensifikasi penagihan retribusi Pasar Dempo Permai (PDP) tahun 2017 tahap pertama, belum lama ini.

“Sejak Senin (7/8) lalu kita telah mengadakan intensifikasi retribusi PDP. Untuk giat ini kita bagi menjadi dua tahap, yakni Tahap I di April 2017 penarikan restribusi, sekaligus juga pemberian teguran. Tahap II di Agustus 2017 ini. Tim terdiri dari anggota Kepolisian, Sat Pol PP, Satpam dan Perindagkop memberikan teguran kedua, serta memberikan pengarahan kepada para pedagang untuk segera melunasi sewa tahun berjalan dan tunggakan tahun sebelumnya,” ungkap Kepala Disperindagkop UKM dan PP Kota Pagaralam, Saidi Amrullah SSos MM, melalui Kabid Perdagangan, Rano Fahlesi, didampingi Kasi Bina Pasar dan Retribusi, Herdiansyah SE.

Jika tahap II selesai, kata Herdiansyah, maka Oktober 2017 diambil langkah persuasif dan langsung pengambilan tindakan. Apabila sampai batas waktu diberikan, tidak ada itikad baik dari para pedagang, maka sanksi eksekusi berupa penggembokan los kios serta ditutup sementara sampai pedagang melunasi.

“Kita sudah masuk ke tahap teguran kedua. Selain menegur dengan sifat persuasif, kita juga minta usahakan kepada pedagang agar membayar tunggakan dan sewa kios pasar. Alhamdulillah, para pedagang sudah banyak, yang berangsur membayar sewa kios, termasuk juga tunggakan tahun berjalan,” jelasnya.

Mengenai biaya sewa kios sendiri sambung Herdiansyah, sangat bervariasi berdasarkan klasifikasi, semisal Blok A biaya sewa Rp4,4 juta, Blok B Rp3,6 juta, Blok C Rp1,5 juta dan Blok D Rp1,2 juta, dengan jumlah keseluruhan kios di Pasar Dempo Permai sebanyak 476 kios. Dan target PAD dari sewa kios pasar setiap tahunnya berjumlah Rp750 juta.

“Realisasi sampai Agustus 2017 baru mencapai 20%. Di bulan September - Oktober setiap tahunnya puncak pedagang untuk membayar biaya sewa kios pasar, karena para pedagang terkadang baru bisa mendapat keuntungan. Makanya banyak yang melunasi biaya sewa di bulan 9 dan 10, sehingga di Desember target dapat terpenuhi,” ucapnya.

Khusus untuk pembayaran sewa kios tambah Herdiansyah, penyewa langsung menyetor ke rekening Kas Daerah (Kasda). “Kita hanya menerima slip bukti setoran sewa kios, setiap penyewa kios juga telah diberikan surat perjanjian sewa menyewa kios PDP. Harapan kita target PAD dari sewa kios PDP bisa over target. Kita mengimbau kepada pedagang segera melaksanakan kewajiban bayar biaya sewa plus tunggakan,” harap Herdiansyah. (gud)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi