Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
17 Juni 2018

Strategi Indonesia Mencapai Target 10 Besar Asian Games

Strategi Indonesia Mencapai Target 10 Besar Asian Games
Oleh: Muslimin, S.Pd.,M.Pd*

PERHELATAN akbar event olahraga terbesar di Asia akan segera bergulir. Indonesia didaulat menjadi house penyelenggaraan event ASIAN GAMES XVIII 2018.  Kota Jakarta dan Palembang menjadi kota yang ditunjuk sebagai tempat event berlangsung, selain dibantu oleh beberapa kota disekitar provinsi Jawa Barat. Suatu kebanggan bagi masyarakat Indonesia tentunya, karena event ASIAN GAMES merupakan kegiatan multi event olahraga terbesar ke-2 setelah Olimpiade. 


Ini adalah kali ke-2 Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksana ASIAN GAMES setelah pada tahun 1962 Indonesia menjadi tuan rumah ASIAN GAMES ke IV dan pada saat itu Indonesia berhasil meduduki peringkat ke-2 setelah Jepang. 

Semua mata akan tertuju ke Negara Indonesia pada tanggal 18-08-2018, karena pada tanggal tersebut sejarah baru bagi bangsa Indonesia akan terwujud. Suatu enent akbar dengan kesempatan yang mungkin 50-100 tahun kedepan belum tentu Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan ASIAN GAMES. 

Karena event ini diselenggarakan 4 tahunan, dan Asia terdapat lebih dari 40 Negara yang mempunyai hak menjadi tuan rumah, jika dikalikan maka mungkin 160 tahun lagi Indonesia akan menjadi tuan rumah ASIAN GAMES. Oleh karena itu ini adalah moment yang sangat berharga bagi masyarakat Indonesia, karena untuk mejadi tuan rumah kita butuh perjuangan dan persaingan yang ketat dengan negara-negara lain di ASIA. 

Keberuntungan mungkin itu bisa jadi salah satu faktor Indonesia bisa menjadi tuan rumah ASIAN GAMES ke-XVIII 2018, itu karena setelah Vietnam yang seharusnya menjadi tuan rumah ASIAN GAMES pada tahun 2019 mengundurkan diri dikarenakan ada masalah perekonomian di Negaranya, sehingga Vietnam secara resmi mengundurkan diri. Setelah Vietnam mengundurkan diri, maka Indonesia dengan cepat mengambil kesempatan mengajukan diri menjadi tuan rumah. Awal pengajuan tuan rumah sebenarnya kota Surabaya yang diajukan ke OCA, akan tetapi Surabaya siap menyelanggarakan pada tahun 2019. 

Mengingat pada tahun 2019 Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi pemilihan presiden, maka Indonesia mengajukan ASIAN GAMES diselenggrakan pada tahun 2018 dan Surabaya menyatakan ketidak siapanya. Oleh karena itu akhirnya Indonesia mengajukan dua kota sebagai tempat penyelenggara yaitu Jakarta dan Palembang. Akan ada 45 negara yang akan tampil di ASIAN GAMES 2018 termasuk tuan rumah dan sebanyak 37 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. 

Melihat dari kesiapan indonesia dari sarana dan prasarana memang Jakarta dan Palembang sudah siap karena pada tahun 2011 telah melaksanakan SEA GAMES. Selian itu Palembang sering melaksanakan event-event bertaraf Internasional sperti ASEAN UNIVERSITY GAMES, ISLAMIC SOLIDARITY GAMES dan event lainya. 

Oleh karena itu akhirnya Indonesia secara resmi ditunjuk OCA sebagai tuah rumah ASIAN GAMES ke-XVIII tahun 2018.

Progres pembangunan sarana dan prasarana olahraga untuk kegiatan ASIAN GAMES baik di Jakarta, Palembang dan kota pembatu lainya saat ini rata-rata sudah mencapai 80%, bahkan beberapa sudah selsai pengerjaanya karena telah dilaksanakan test event ASIAN GAMES pada bulan Februari tahun 2018. Kompleks Gelora Bung Karno di Jakarta telah merampungan pembangunan beberapa venue pertandingan dan perlombaan, sedangkan di Palembang akan terpusat di Jakabring Sport City yaitu salah satu kompleks olahraga terlengkap yang dimiliki Indonesia.

Selain venue pertadingan yang telah memenuhi target, dampak lain yang akan dirasakan oleh masyarakat ialah dengan dibangunya moda transportasi modern di Jakarta dan Palembang yaitu pembangunan light trail transit (LRT) dan MRT. 

Dengan diangunanya kereta gantung ini maka akan dapat mengurangi kemacetan dan akan mempermuda seluruh tamu dari negara-negara sahabat menuju venue pertandingan. Setelah event ASIAN GAMES berakhir maka akan ada peninggalan pasca event yang dimiliki dan dirasakan oleh masyarakat berupa moda transportasi modern.

Strategi Mencapai Target peringkat 10 besar ASIAN GAMES 2018.

Sebagai tuan rumah ASIAN GAMES 2018 Indonesia tentu memiliki target-target yang ingin dicapai, selain target sukses penyelanggaraan, sukses pembangunan ekonomi maka salah satu target yang ingin dicapai oleh Indonesia ialah sukses Prestasi. Target 10 besar pada ASIAN GAMES 2018pun dicanangkan oleh pemerintah. Realistis karena Indoensia menjadi tuan rumah, akan tetapi butuh perjuangan dan kerja keras untuk mencapainya. Mengingat pada ASIAN GAMES sebelumnya di Incheon Korea Selatan, Indonesia hanya mampu berada diperingkat ke-17 dengan 4 emas, 5 perak dan 11 perunggu. Selain itu berkaca pada perhelatan SEA GAMES Kuala Lumpur Malaysia, target medali indonesia tidak tercapai. 

Kemudian dilanjutkan beberapa uji coba dan pra kompetisi cabang olahraga yang ditargetkan mendpatkan medali pada ASIAN GAMES 2018 juga prestasinya kurang baik. Salah satunya cabang olahraga bulutangkis yang pada perhelatan Thomas dan Uber Cup yang lalu gagal memenuhi target meskipun itu konteknya ialah beregu akan tetapi menjadi salah satu bahan evaluasi yang mendalam dari jajaran pelatih.

Untuk mencapai target 10 besar, ada beberapa cabang olahraga unggulan yang menjadi target medali yaitu Bulutangkis, Wushu, Panjat Tebing, Pencak Silat, Panahan, Dayung, Jet Sky dan Angkat Besi. 

Dari beberapa cabang olahraga tersbut Indoensia harus mampu memperoleh 12-15 medali Emas jika ingin berada di posisi 10 besar pada ASIAN GAMES 2018, hal itu mengingat pada ASIAN GAMES di incheon rata-rata negera yang meduduki peringkat 8-10 memperoleh 10-11 medali emas. 

Oleh karena itu, pemerintah melalui Kemenpora dan Deputi IV bidang peningkatan prestasi Olahraga telah melaksanakn program-program khusus untuk mencapai target 10 besar ASIAN GAMES 2018. Berbagai langkah kongrit telah dilaksanakan. Saat ini seharusnya seluruh timnas sudah masuh dalam program latihan tahapan pra kompetisi, karena mengingat perhelatan ASIAN GAMES tinggal 3 bulan lagi. Selain periapan teknik program latihan, bahu membahu antara pemerintah, Kemenpora, KOI, KONI dan dukungan swasta, maka target yang dihapakan akan dapat terwujud. Salian itu suplay motivasi bagi atlet sangatlah perlu dilakukan, karena ujung tombak pencapaian target ada pada pundak para atlet yang akan berlaga di ASIAN GAMES 2018 nanti. 

Motivasi dari dalam dan dari luar atlet sangat diperlukan agar dapat maksimal mengeluarkan kemmapuanya pada saat bertanding. Saat ini pemerintah tengah mempersiapkan bagi atlet berprestasi dan medpatkan medali akan memperoleh bonus 1 miliar lebih. Dengan tujuan agar setiap atlet akan termotivasi untuk meningkatkan dan medapatkan medali emas. Jika semua cabor yang telah ditargetkan mendapatkan medali terpenuhi, maka target 10 besar ASIAN GAMES 2018 Jakarta Palembang akan terwujud dan menjadi hal yang membanggakan bagi Indonesia, karena sukses penyelnggaraan, sukses pembangunan ekonomi dan sukses  prestasi.


*Dosen Pendidikan Olahraga Universitas Bina Darma/ Kandidat Doktor (S3) Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Website
  • Google+
  • Rss
  • Pinterest
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Vimeo
  • Youtube
  • Flickr
  • Email

Refleksi