Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh :     Tanggal : 22 Januari 2018 20:02     Dibaca: 277 Pembaca

Rencana Impor Beras, Pengaruhi Harga Gabah di Tingkat Petani

Foto ilustrasi

Empat Lawang, Detik Sumsel -Rencana pemerintah pusat untuk mengimpor beras membuat resah petani di Kabupaten Empat Lawang. Mereka khawatir, menjelang musim panen ini akan berimbas pada turunnya harga gabah di tingkat petani.

Pantauan di lapangan, saat ini terjadi penurunan harga terhadap nilai jual gabah basah, yang hanya dihargai Rp 4 Ribu. Sedangkan untuk harga gabah kering sebesar Rp 6 Ribu saja di tingkat jual para petani. Harga ini memang masih dirasa cukup stabil, mengingat harga jual beras Premium di pasar berkisar Rp 9.500 sampai dengan Rp 10.000.

"Iya pak, saat ini saja harga gabah basah saja sudah turun menjadi Rp 4.000 perkilogram, inilah dampaknya bagi kami para petani kalau pemerintah pusat sudah mengimpor beras," ujar Jamil salah seorang petani warga Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Senin (22/1).

Jamil juga berujar, hendaknya pemerintah jangan mengambil kebijakan impor beras tersebut yang akan menurunkan perekenomian para petani beras.

"Kami sebagai rakyat kecil, yang mata pencahariannya hanya sebagai petani beras ini berharap agar pemerintah pusat tidak melakukan impor beras dari negara luar, agar tidak berdampak pada turunnya harga gabah," jelasnya.

Sementara itu, Ujang salah seorang pengepul mengatakan, kebijakan pemerintah terhadap impor beras ini akan sangat berpengaruh bukan hanya para petani saja namun juga pada para pengepul lainnya.

"Kita sebagai pengepul akan kesulitan mencari petani yang menjualkan gabahnya, jika mereka sudah panen, akibat dari harga gabah yang turun ini." ungkapnya.

Kondisi tentunya sangat di sayangkan, apalagi sebagian besar penduduk Indonesia adalah petani.  Jika pemerintah memberdayakan petani dengan maksimal, maka dapat mencukupi kebutuhan beras di dalam negeri dan meningkatkan swasembada pangan.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Empat Lawang Marwan Efendi saat di konfirmasi menyampaikan, pihaknya akan melakukan pemantauan terkait menurun harga gabah ini.

"Iya memang surat keputusan dari gubernur mengenai pemberitahuan impor beras ini, baru turun bulan desember 2017 kemarin. Nantinya kita akan terus pantau harga gabah ini di pasaran dan kita juga dalam waktu dekat ini akan memberikan sejumlah bibit bantuan pada petani," tandasnya (Cha)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi