Iklan Lucianty Pahri
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Darfian Mahar jaya     Tanggal : 17 Mei 2018 18:40     Dibaca: 85 Pembaca

Satgas Kawal Stabilitas Harga, Pemkab OKI Siagakan Toko Tani

Istimewa

Kayuagung, Detik Sumsel -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Polres OKI melalui satgas Pangan memastikan stabilitas harga pangan pada Ramadhan hingga Idul Fitri 1439 H tetap terkendali.

Upaya tersebut dilakukan memantau kenaikan harga bahan pokok serta menyiagakan toko tani. Plt Bupati OKI, H. M. Rifa’I, SE bersama Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto, S. IK pada Kamis, (17/5) tampak memantau pasar pagi Kayuagung.

“Ada beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan ada juga yang turun seperti ayam potong yang kemarin diharga Rp42.000 turun menjadi Rp40.000, daging juga turun sebanyak Rp10.000, dari Rp150.000 demikian dengan bawang merah dan putih. Ya, masih relatif stabil,” kata Plt Bupati H M Rifa’i, SE.

Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto, menambahkan pemerintah melibatkan Polri dalam satuan tugas pangan (satgas pangan) bertujuan untuk melakukan pengawasan harga dan ketersediaan sembako juga melakukan penegakan hukum kepada mafia sembako.

“Jadi kita disini untuk memastikan suplai sembako aman, persoalan rantai distribusi aman, spekulan kartel yang coba bermain kita bikin aman agar ketersediaan dan harga pada Ramadhan dan Idul Fitri tetap terkendali,” terang Kapolres.

Agar harga beras bisa terjangkau dan membantu masyarakat, Pemkab OKI melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKI memanfaatkan jaringan Toko Tani Indonesia (TTI) yang memotong panjangnya rantai pasok dari petani ke konsumen akhir.

Kepala Dinas TPH OKI, Syarifudin, SP, M. Si menerangkan toko tani bisa menjual beras dengan harga cukup murah lantaran membelinya langsung dari kelompok tani. Harga beras dengan kualitas medium dibanderol Rp8.000/kg.

"Untuk membantu masyarakat kita buka toko tani. Beras medium yang dijual ke masyarakat harga nya Rp 8.000/kg kalau di Pasar Rp 10.000/kg karena kita pangkas rantai distribusinya. Ini murni beras dari petani OKI,” kata Syarifudin.

Dia mencontohkan, beras yang disuplai ke TTI di Kayuagung salah satunya berasal dari Gapoktan (gabungan kelompok tani) di Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya dan Air Sugihan.

"Gabungan kelompok tani di sini kuasai ratusan hektar dengan jumlah kelompok tani puluhan. Setelah digiling, langsung didistribusikan ke konsumen lewat TTI," ujar Syarifuddin.

Selain relatif lebih murah, keberadaan TTI juga berada di lingkungan dekat masyarakat sehingga sangat mudah dijangkau.

“Di Kayuagung kita buka di tiga titik di Halaman Dinas Ketahanan Pangan, di Kelurahan Sukadana ada juga di kecamatan-kecamatan seperti di Kecamatan Pedamaran,” akunya. (Iyan)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi