Diposting oleh : Butet Kertaradjasa     Tanggal : 29 Juli 2017 16:27     Dibaca: 317 Pembaca

Satu dari Empat Pembegal Diringkus Polres OKU Timur

Tersangka Roy, pelaku begal yang berhasil diamankan Polres OKU Timur

OKU Timur, Detik Sumsel - Jajaran anggota polres OKU Timur berhasil menangkap Roy Hendra (17), pelaku pembegalan serta penembakan terhadap korban Kurniadi (29), warga Desa Srikencana. Pelaku Roy merupakan warga Desa Anyar kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja Kabupaten OKU Timur.

Peristiwa penembakan pelaku begal sadis ini terjadi satu bulan yang lalu saat korban dalam perjalanan menuju kampung halamannya pada tanggal 22 Juni 2017.

Roy merupakan satu dari empat pelaku penembakan sadis tersebut yang diketahui masih berusia 17 Tahun. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu unit motor Yamaha jenis Vixion yang merupakan milik korban.

Kapolres OKU Timur, AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kabag Humas, AKP Hardan didampingi Kasat Reskrim AKP Faisal P Manalu ketika dikonfirmasi, Sabtu (29/7/2017) membenarkan, pihaknya telah berhasil menangkap tersangka Roy melalui penyelidikan dan pengintaian yang dilakukan selama dua hari sejak 25-27 Juli 2017 di Desa Anyar.

Setelah mengetahui keberadaan tersangka pada 27 Juli sekitar pukul 22.00 WIB, Tim SW Polres OKU Timur langsung menyergap tempat persembunyian tersangka yang diketahui merupakan rumah kosong milik warga bernama Usup. Dari dalam rumah kosong tersebut polisi berhasil menangkap satu dari tiga tersangka bernama Roy yang sedang bersembunyi. Setelah berhasil ditangkap, Polisi langsung membawanya ke Mapolres untuk proses lebih lanjut.

Di hadapan polisi, tersangka Roy mengaku melakukan pembegalan dan penembakan Kurniadi berawal ketika dia bersama tiga rekannya, yakni Yoga, Beri, dan Sumo Kamis (22/6/2017) lalu, bertemu di warung milik Oman. Setelah bertemu di warung tersebut, keempat pelaku kemudian berpindah tempat ke sebuah pabrik untuk mengintai korbannya.

“Tidak lama kami menunggu, kemudian korban dan rekannya melintas dengan cara berboncengan. Sumo kemudian berboncengan dengan saya. Sedangkan Beri berboncengan dengan Yoga mengejar dan membuntuti korban,” pengakuan tersangka Roy.

Dilanjutkannya, setibanya di ruas desa Sribunga, Sumo dan Roy langsung memepet korban. Setelah korban berhasil dipepet, tersangka Sumo langsung memberikan senjata api kepada dirinya untuk mengancam korban agar berhenti dan menyerahkan sepeda motor yang mereka bawa.

“Kurniadi dan keponakannya kemudian berhenti. Namun mereka tidak mau menyerahkan sepeda motor yang mereka bawa. Dia justru memberikan perlawanan dengan cara menendang,” katanya.

Melihat korbannya memberikan perlawanan, Sumo kemudian memerintahkan Roy untuk menembak korban yang tepat mengenai tengkuknya dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah korban terjatuh, tersangka Yoga kemudian mengambil sepeda motor korban. Sedangkan saya mengambil tas korban. Kemudian kami berlari dan berhenti di tanggul Irigasi di belakang SMP Anyer. Kami kemudian menuju Desa Rawasari untuk menaruh motor di kebun,” katanya.

Berdasarkan pengakuan Roy Hendra saat diwawancara awak media baru pertama kali melakukan pembegalan ini

"Awalnya saya gak ada niat pak cuma ikut ikutan aja pak, uangnya rencana  buat jajan" ungkap Roy Hendra dengan nada lemas.

Sementara itu Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasubag Humas didampingi Kasat Reksim saat ini tim SW Polres OKU Timur masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya yang masih berkeliaran.

"Saat ini anggota kita masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka Roy. Identitas ketiga tersangka lainnya sudah kita kantongi dan masih dalam pengejaran,” katanya.

"Akibat perbuatannya Roy dikenakan dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara," pungkasnya. (rdn)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi