Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 19 Agustus 2017 08:14     Dibaca: 266 Pembaca

Satu Tahun Buron, Sajili Keok Dihantam Timah Panas

Sajili diamankan pihak Intelkam Polresta Palembang.

Palembang, Detik Sumsel- Sempat menjadi buron hampir 1 tahun, Sajili (31), warga Jalan Kadir TKR Lorong Penghulu No. 955 RT 38/07 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus, Palembang, atas kasus 170 KHUP, pengeroyokan yang disertai pengrusakan, akhirnya berhasil diringkus unit Intelkam Polresta Palembang, Kamis (17/8), sekitar 02.00.WIB.

Ditangkapnya Sajili dipimpin langsung oleh Kasubnit Intelkam Polresta Palembang, Aiptu Aviv dan Bripka Donny, saat pelaku sedang berada di kawasan Ramayana, Palembang. Tak pelak melihat petugas yang mengenakan baju preman, saat itu Sajili pun hendak kabur. Karena tak mau buruannya kabur, petugas pun langsung memberikan tembakan tegas kepada Sajili.

Informasi yang dihimpun, pengeroyokan dan pengrusakan yang dilakukan Sajili terjadi, pada, Minggu (12 Juni 2016) sekirar pukul 17.45. Dimana pelaku yang terdiri dari JAI (sedang menjalani hukuman), JH (sedang menjalani hukuman), ZA ( sedang menjalani hukuman), UJ membawa pedang dan senpi rakitan ( telah menjalani hukuman), OM membawa celurit dan senpi rakitan (telah menjalani hukuman), AN membawa senpi rakitan (telah menjalani hukuman).

Beserta kurang lebih 10 orang lainya melakukan penyerangan terhadap Korban Arwandi cs warga Jalan TKR Sidoi lautan Loroang Terusan No. 178 RT 16/35 Kecamatan Gandus, di Lorong Penghulu. Dimana dari para Pelaku JAI membawa senjata api rakitan & pedang, JH membawa senjata api rakitan dan pedang, ZA membawa tombak, Sajili membawa pedang beserta senpi rakitan.

Lalu, antara pelaku JAI, JH, ZA & Sajili merupakan hubungan saudara kakak beradik. Pelaku Sajili pada saat kejadian melakukan penyerangan terhadap Yoppi saudara Arwandi dan guntur, yang mana Yoppi memiliki ilmu kebal, sehingga melakukan perlawanan. Kemudian pelaku Sajili mengeluarkan senpi rakitan dan melakukan pengancaman kepada korban dengan mengeluarkan tembakan-tembakan ke arah korban Arwandi dan Yoppi dan melakukan penusukan terhadap korban Guntur.

Akibat kejadian tersebut, Arwandi mengalami  Luka tembak di betis Kaki Kiri sebanyak 2 lobang dan 1 lobang di Kaki Kiri, Guntur mengalami 1 Luka Tusuk di pinggang kanan Belakang dan Yoppi mengalami Luka lecet di sebelah kanan akibat sabetan pedang. "Benar pelaku ditangkap karena melakukan pengeroyokan terhadap korban Yopi dan mengrusakan rumah Yopi. Masalah ini berlarut-larut kemudian kedua belah pihak sambil mengadukan kedapa saudara mereka masing-masing dan terjadilah aksi pengeroyokan tersebut," ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Intelkam, Kompol Budi Santoso.

Lanjutnya, anggotanya pun terpaksa melakukan tindakan tegas karena pelaku karena hendak kabur saat ditangkap," Pelaku terpaksa kita lumpuhkan, karena hendak kabur saat ditangkap. Atas ulahnya pelaku akan diancam pasal 170 KHUP, dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun penjara," tegas Kapolresta Palembang.(Vot)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi