Iklan Lucianty Pahri
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 13 November 2017 19:47     Dibaca: 333 Pembaca

Sebelum Bunuh Calon Istri, Asworo Ajak Korban Pergi Urus Nikah

Suasana persidangan pembunuhan dengan terdakwa Martinus Asworo.

Palembang, Detik Sumsel- Terdakwa, Martinus Asworo alias Asworo ( 32), warga Jalan Bangau Kecamatan Ilir Timur II yang menghabisi nyawa korban, Chatarina Wiedyawati yang merupakan calon isterinya tersebut harus dibayar mahal. Bahkan dalam persidangan kemarin (13/11), jaksa penuntut umum (JPU), M Purnama Sofyan SH menghadirkan 7 orang saksi termasuk ibu korban.

Dalam keterangannya di depan majelis hakim, ibu korban, Elizabeth mengungkapkan, bahwa sebelum kejadian tersebut terjadi, korban atau Chatarina sempat menghubungi dirinya dan hendak pergi bersama Asworo untuk keperluan mengurus proses persiapan pernikahan.

“Chatarina sempat pamit hendak pergi dengan pacarnya (Asworo,red) dan akan dijemput langsung dari Prabumulih dari tempat kost. Setelah itu, terus berkomunikasi dengan Chatarina dan putus kontak pada hari kejadian. Saya baru tahu kalau anak saya sudah dibunuh Asworo ini,” kata Elizabeth yang datang dari Yogyakarta saat memberikan kesaksian di PN Palembang, Senin (13/11).

Sementara itu, Yoseph, pemilik mobil Kijang Inoova yang digunakan pelaku membenarkan kalau mobil tersebut disewa Asworo melalui tempat retalnya. Bahkan sebelum ini, sudah beberapa kali merental di tempatnya. “Karena sudah langganan, saya kasih. Biasanya saya minta bayar dimuka, tapi ini setelah digunakan baru dibayar,” ulasnya.

Namun memang, sebelum sewa sempat cerita ingin menjemput korban dan akan mengurus persiapan atau prewedding berdua. “Tapi saya tidak tahu pasti kapan rencana pernikahannya. Hingga kesepakatan mobil disewa beberapa hari oleh terdakwa,” tegasnya.

Usai mendengarkan keterangan saksi tersebut, terdakwa yang selama persidangan didampingi penasehat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Sejahtera Palembang, Eka Sulastri SH dan Winda SH membenarkan semua keterangan yang disampaikan.

Ketua majelis hakim, Abu Hanifah SH mengatakan, sidang ini hanya beragenda keterangan saksi ddari JPU. “Sidang kita jadwalkan pekan depan dengan tetap agenda keterangan saksi yang lain dari JPU. Setelah semua saksi dari JPU selesai, dilanjutkan dengan keterangan saksi a de charge atau yang meringankan dari pihak terdakwa,” pungkasnya.

Sekedar mengingatkan, perbuatan tersebud ilakukan terdakwa pada hari minggu (7/5) sekitar pukul 07.30 Wib di dalam mobil kijang Innova Jl Sungai Sedapat I Lr Setia Bakti I Rt 41 Rw 08 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami. Berawal dari ribut mulut antara korban dan terdakwa di dalam Hotel Azza di Jl Demang Lebar Daun Palembang, terkait korban tidak memiliki biaya untuk persiapan pernikahan.

Sekitar pukul 05.30 wib, terdakwa menjemput korban di Hotel Azza latas menuju ke TKP. Setelah kondisi dianggap sepi, terdakwa mengambil kunci pengaman setir mobil dan langsung memukulkannya ke kepala korban secara membabi buta. Untuk menghilangkan jejaknya, terdakwa membuang mayat korban yang sudah meninggal ke semak-semak yang ada di sekitar TKP.(vot)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi