Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Heru Senovlan     Tanggal : 02 Juli 2018 17:09     Dibaca: 173 Pembaca

Sejumlah Saksi Kembali Dihadirkan Dalam Sidang Sengketa Lahan

Saksi dari warga yang memberikan kesaksian di persidangan

Lahat, Detik Sumsel -- Sidang perdata kasus sengketa lahan antara warga Desa Talang Sawah, Kecamatan Lahat Selatan, dengan perusahaan sawit PT Arta Prigel, masuki babak baru. Kali ini giliran mendengarkan kesaksian dari Dahlian selaku penggugat. 

Dua dari empat saksi yang dihadirkan dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lahat. Diantaranya, Nasrun (62), dan Burmanudin (52). Keduanya warga setempat, memiliki lahan persis bersebelahan dengan lahan yang dalam keadaan sengketa itu.

Dihadapan Ketua Majelis Hakim PN Lahat, Agus Pancara SH MHum, Burmanudin membeberkan, lahan miliknya tersebut merupakan warisan dari orang tuanya (Mijah Red), yang sejak tahun 1995 lalu sudah ditanaminya kopi dan karet.

Saat itu dari pengakaun orang tuanya, tanah disebalah Selatan berbatasan dengan tanah milik Burlian (keluarga penggugat).

"Dulu tahun 1995 tanah itu masih blukar, batasnya hanya berupa pematang. Tidak ada bukti tertulis atas patok, hanya berdasarkan cerita orang tua," beber Burmanudin, Senin (2/7), sekitar pukul 11.30 WIB.

Lanjutnya, dirinya tidak tahu bagaimana cara orang tuanya mendapatkan lahan yang digarapnya saat ini. Hanya saja pada tahun 2014, kebun miliknya sempat habis karena terbakar. Saat itu lahan yang di sebelah timur diketahuinya milik Burlian sudah ditanami sawit, yang kabarnya dioleh oleh pihak PT Arta Prigel.

"Saya tidak tahu sejak kapan, perusahaan mulai menanami sawit di lahan itu. Untuk berapa luas lahan itu, saya juga tidak tahu," ucapnya.

Sementara itu, Agus Pancara SH MHum didampingi hakim anggota, Dicky Syarifudin SH MH, dan Mahartha Noerdiansyah SH mengatakan, pihaknya masih akan memeriksa keterangan saksi-saksi yang lain. Mulai dari saksi penggugat, hingga saksi ikut tergugat satu (BPN Lahat, dan ikut tergugat dua (Pemkab Lahat).

"Kita masih harus mendengarkan kesaksian yang lain, agar berimbang. Sidang kita lanjutkan Senin depan (9/7), dengan agenda masih mendengarkan saksi dari penggugat," kata Agus Pancara. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi