Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 15 November 2016 16:48     Dibaca: 1104 Pembaca

Sekcam OTT, M Irfan : Jadi Pelajaran Bagi ASN Banyuasin Lainnya

Anggota Komisi I DPRD Banyuasin M Irfan SH

BANYUASIN, Detiksumsel - Sekretaris Camat Talang Kelapa MH,Selasa (15/11/2016) sekitar pukul 12.30 Wib diduga ditangkap Satgas Pungli Polda Sumsel.
Ditangkapnya ASN jajaran Pemkab Banyuasin ini terkait Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan barang bukti uang suap Rp 500.000.
Kasus OTT ini mengundang keprihatinan dari anggota DPRD Kabupaten Banyuasin dan berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi aparatur yang ada di Kabupaten Banyuasin. "Kita sangat prihatin, belum hilang di ingatan kita kasus OTT KPK, sekarang OTT Pungli Polda Sumsel,"kata Anggota Komisi I DPRD Banyuasin M Irfan SH dibincangi detiksumsel.com,Selasa (15/11/2016).
Dikatakan Irfan, karena ini tangkap tangan tentu serahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat penegak hukum. "Barang bukti ada, maka biarkan penegak hukum bekerja secara profesional,"katanya.
Terkait kasus ini terang politisi Hanura ini, kiranya menjadi pembelajaran bagi ASN Banyuasin untuk bekerja sesuai dengan tufoksi dan mekanisme aturan yang ada. "Apalagi Presiden Jokowi, tidak maen-maen dengan pungli, maka kiranya menjadi motivasi bagi kita semua untuk melayani masyarakat sepenuh hati,"tegasnya.
Apalagi lanjut Irfan, Plt Bupati Banyuasin SA Supriono sudah memperingatkan ASN Banyuasin untuk menghilangkan suap, pungli dan tindakan melawan hukum lainnya. "Pak Supriono sudah mengingatkan kita semua untuk berubah, maka tidak salahnya kalau kita ikuti dan kasus yang terjadi di Banyuasin ini menjadi pengalaman yang berharga untuk melakukan perubahan,"tandasnya

Seperti diketahui,Sekretaris Camat Talang Kelapa MH,Selasa (15/11/2016) sekitar pukul 12.30 Wib diduga ditangkap  Satgas Pungli Polda Sumsel.
Ditangkapnya ASN jajaran Pemkab Banyuasin ini terkait Surat Izin Mendirikan Bangunan dengan barang bukti uang suap Rp 500.000.
Kendati kabar ini sudah merebak di masyarakat, namun pihak-pihak terkait seperti Camat Talang Kelapa Aminudin belum berhasil di konfirmasi. Begitu juga pihak Polda Sumsel belum berhasil di konfirmasi terkait informasi operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.
Namun sejumlah staf Kantor Camat Talang Kelapa membenarkan adanya petugas Polda Sumsel yang datang ke Kantor Camat Talang Kelapa.
Informasi dari berbagai sumber menyebut, aparat kepolisian mendapat laporan dari oknum notaris bahwa di Kantor Camat Talang Kelapa sering terjadi pungli dalam pengurusan perizinan. Dari laporan itu, pihak polda menurunkan tim untuk melalukan penyelidikan dan terbukti adanya.
Staf Ahli Pemkab Banyuasin Hasmi S.Sos Msi yang juga kakak kandung MH membenarkan kabar tersebut. "Saya baru dapat informasi, kabarnya seperti itu. Tapi saya belum lose kontak dengan MH,"katanya. (Faz)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi