Diposting oleh : Edy Parmansyah     Tanggal : 27 November 2017 20:42     Dibaca: 447 Pembaca

Selesaikan Kasus Agraria, Ini yang Dilakukan Pemkab Muba

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi , saat membuka seminar dan pelatihan pembelajaran mekanisme penanganan aduan Kasus Agraria yang secara resmi telah dibuka Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi , Senin (27/11/2017).di ruang rapat Serasan Sekate.

Sekayu, Detik Sumsel - Upaya Pemerintah Kabupten Musi Banyuasin, dalam membantu masayarakat pada bidang penyelesaian konflik agraria dan sumberdaya alam. Maka dibentuklah Satuan Tugas Percepatan Konflik Agraria dan Sumber daya Alam (Satgas P2KA dan SDA) yang merupakan Satuan tugas yang khusus untuk membantu masyarakat dalam penyelesaian konflik dilapangan.

Satgas P2KA dan SDA bekerja sama dengan Komnas HAM Republik Indonesia dan Word Resrorsis Institut (WRI) Indonesia, melaksanakan seminar dan pelatihan pembelajaran mekanisme  penanganan aduan Kasus Agraria.

Kepala Sub Bagian Mediasi Komnas HAM RI Yodisman Soraya, mengatakan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan untuk memberikan penjelasan kepada pemerintah tentang peran mereka dalam menangani sejumlah permasalahan menyangkut penyelesaian konflik Agraria.

"Saya harap kegiatan kita ini punya manfaat yang besar, baik bagi Muba dan Komnas ham, saya juga menilai kerjasama ini sangat strategis dan saya juga berharap kerjasama ini kedepannya bisa terus berlanjut, saya juga mengapresiasi pemerintah daerah yang proaktif dalam penyelesaain konflik Agraria dan SDA yang ada di Indonesia", ujarnya, saat pembukaan  seminar dan pelatihan pembelajaran mekanisme  penanganan aduan Kasus Agraria yang secara resmi telah dibuka Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi , Senin (27/11/2017).di ruang rapat Serasan Sekate.

Sementara itu Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menjelaskan bahwa saat ini sudah banyak sekali organisasi dan lembaga Nasional dan internasional yang tergabung di dalam sahabat Muba, contonya saja WRI, The Asia Founditation, 

Kita patut bangga karena dengan konsep awal yang sederhana kita membetuk Satgas P2KA dan SDA saat ini Pemerintah Muba sudah banyak di apresiasi dan mulai di ikuti daerah lain bagai saya bentuk pertanggungjawab kita terhadap masayarat yakni kinerja," tegasnya

Tidak hanya sampai disitu Komitmen Pemerintah Muba dalam Penanganan Kasus Konflik Agraria Dan SDA di Muba dinilai Beni tidaklah main-main karena ke depan akan lebih fokus membedah dan mengikis konflik dan potensi konflik ini dalam bingkai Reforma Agraria (RA) kabupaten MUBA. Dimana program RA ini telah menjadi bagian dari program strategis dan dijabarkan dalam RPJMD kabupaten MUBA 2017 – 2022. 

"Sudah saatnya, perbaikan tata kelola sektor hutan dan lahan ini guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian hutan secara berkelanjutan," pungas mantan Ketua DPC PDIP Muba ini. (edy)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi