Detik Sumsel Goes to Campus
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Erizal Wandi     Tanggal : 23 Januari 2017 17:48     Dibaca: 423 Pembaca

Selisih Data Kependudukan 64 Ribu Jiwa, Dewan Panggil Disdukcapil Prabumulih

Ketua DPRD Prabumulih Ahmad Palo

Prabumulih, Detik Sumsel - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih akan memanggil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terkait adanya selisih data kependudukan yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih dengan pusat yang mencapai 64 ribu jiwa.

Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo mengatakan, selisih jumlah penduduk itu harus diklarifikasi. Mengingat hal tersebut dapat berpengaruh terhadap mata pilih saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) nanti.

"Selisihnya tidak masuk akal, mencapai 64 ribu jiwa. Ini perlu diklarifikasi agar tidak terjadi kesalahan dikemudian hari. Untuk itu dalam waktu dekat kita akan panggil pihak Disdukcapil untuk menjelaskan masalah ini," ujar Ahmad Palo, Senin (23/01).

Orang nomor satu di DPRD Kota Prabumulih ini menuturkan, data yang digunakan haruslah valid."Tidak hanya di pilkada saja, jumlah penduduk juga mempengaruhi jumlah kursi di DPRD, yang mana semestinya bedasarkan undang-undang kalau lebih dari 200 ribu jiwa, jumlah kursi di DPRD bertambah menjadi 30 kursi dari 25 kursi saat ini," terangnya.

Menurutnya, untuk mengetahui jumlah penduduk tidaklah sulit, yakni melalui pendataan Kartu Keluarga (KK). Sehingga dapat diketahui jumlah penduduk khususnya yang wajib KTP.

"Agar lebih cepat proses pendataannya juga harus melibatkan lurah, RT dan RW setempat. Sehingga data yang diperoleh pun lebih valid. Tidak asal tebak-tebak saja," tandasnya seraya mengaku belum mengetahui pasti penyebab terjadinya selisih jumlah kependudukan tersebut. (Ichal)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi