Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 05 April 2017 08:38     Dibaca: 321 Pembaca

Seluruh AC Rusak, Direktur RSUD : Penyebabnya Daya Listrik

Komisi IV DPRD Kabupaten Banyuasin saat sidak RSUD Banyuasin

Banyuasin,Detiksumsel - Ruang Rawat RSUD Banyuasin kondisinya sangat tidak nyaman, jangankan pasien, kita yang sehat saja bisa jadi sakit. Pasalnya, dari sidak Komisi IV DPRD Kabupaten Banyuasin Selasa (4/4/2017) kemarin hampir seluruh AC tidak hidup dan banyak diantaranya dalam kondisi rusak.

"Ruangnya panas sekali, semua AC dibiarkan rusak,"kata Ketua Komisi IV Jamaludin.

Komisi IV juga nampak menemukan pasien yang harus bawa sendiri kipas angin karena kondisi ruangan yang panas dan pegangp. "Kalau kondisinya seperti ini, orang sehat saja bisa sakit, ngak nyaman apalagi pasien,"kata politisi hanura ini.

Direktur RSUD Banyuasin Dr Hj Emi Lidia Arlini Msi mengatakan, yang menjadi persoalan kenapa AC tidak bisa digunakan karena daya listrik yang tidak memungkinkan. "Kalau ac dihidupkan semua listrik se rumah sakit ini padam. Tapi memang ada diantara ac ini memang rusak,"katanya.

Karena kondisi listrik seperti itu terangnya maka hampir semua Ac tidak dihidupkan dan pihaknya memfokuskan untuk instalasi yang penting seperti UGD, unit kebidanan, ruang operasi dan radiologi.

"Kalau kondisi emergensi, kita gunakan mesin genset. Dan ini jarang kita pakai karena biaya operasionalnya mahal Rp1 juta satu hari, dan juga tidak bisa mengkaper semua kebutuhan listrik di RSUD"katanya.

"Gedung bertambah terus tetapi daya listrik tidak,maka kondisinya seperti ini,"katanya.

Dilanjut Dr Emi, selama dirinya menjabat sedikitnya sudah tiga kali  kirim surat ke PT PLN Rayon Pangkalan Balai minta tamba daya dan berharap listrik jangan padam di area RSUD. "Tapi permintaan kita ini tidak pernah di penuhi oleh pihak PLN, "katanya.

"Listrik padam,alat ronsen kita rusak. Biaya perbaikannya Rp 30 juta mahal sekali. Maka dari itu perlu tambah daya dan kita minta di area RSUD jangan sampai listrik padam,"tandasnya. (Faz)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi