Selamat Hari Pers Nasional 2018
Sukseskan 48 Pilkades Serentak di Kabupaten Banyuasin menggunakan e-Voting
Diposting oleh : AMS     Tanggal : 16 Oktober 2017 18:47     Dibaca: 254 Pembaca

Setujui Raperda Pansus I dan III, Dewan Pending Persetujuan Raperda Pansus II

DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Paripurna XXXIV DPRD Provinsi Sumsel dengan Agenda, Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus – Pansus terhadap Raperda Provinsi Sumsel.

Palembang, DetikSumsel- DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Paripurna XXXIV DPRD Provinsi Sumsel dengan Agenda, Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus – Pansus terhadap Raperda Provinsi Sumsel. Rapat tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel Giri Ramanda N Kiemas dan jajaran Wakil Ketua DPRD Sumse serta dihadiri Gubernur Sumsel H Ishak Mekki dan para undangan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (16/10).

Pansus I DPRD Sumsel tentang perubahan Perda No 9 tahun 2014 tentang RPJMD Sumsel 2013-2018 melalui juru bicaranya Usman Effendi menyarankan hal-hal sebagai berikut sebagai tindak lanjut dari penetapan perda tentang perubahan atas perda nomor 9 tahun 2013 tentang RPJMD tahun 2013-2018 agar Pemprov Sumsel segera menyusun revisi RPJMD 2018 dan perubahan renstra. Agar penyusunan RAPBD 2018 mengacu pada perubahan RPJMD Sumsel tahun 2013-2018.

Sedangkan Pansus II DPRD Sumsel tentang perubahan atas perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarna Dwipa menjadi perseroan terbatas Sumatera Selatan Gemilang melalui juru bicaranya HA Syarnubi SP MM setelah mengadakan penelitian dan pembahasan secara seksama dengan mendengarkan semua aspirasi semua anggota maka pansus II DPRD Sumsel berkesimpulan meminta pimpinan melalui forum rapat paripurna DPRD Sumsel melakukan pendalaman perpanjangan waktu pembahasan untuk melengkapi bahan-bahan pengambilan keputusan tentang raperda tentang perubahan atas perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarna Dwipa menjadi perseroan terbatas Swarna Dwipa Sumatera Selatan Gemilang.

Dalam pandangannya, Pansus II juga menyarankan Pemprov Sumsel agar dapat melengkapi data penelitian aset-aset yang akan diserahkan kepada PD Swarna Dwipa melalui lembaga yang kredibel berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. Tidak hanya itu, Pansus II merekomendasikan kepada Pemprov Sumsel melalui organisasi perangkat daerah (OPD) agar secepatnya mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan aset tanah yang diklaim milik pihak Lanud Sri Mulyono Herlambang Palembang agar nantinya tidak ada permasalahan di kemudian hari

Kemudian, Pansus III melalui juru bicaranya Meriadi, SH. M.Si, menyampaikan dapat memahami pentingnya Raperda tentang Pengikatan Dana Anggaran Pelaksanaan Pengkerjaan Tahun Jamak Pembangunan Jembatan Musi VI Kota Palembang Tahap 2.

Akhirnya dua pansus, Pansus I DPRD Sumsel tentang perubahan Perda No 9 tahun 2014 tentang RPJMD Sumsel 2013-2018 dan Pansus III tentang Raperda tentang Pengikatan Dana Anggaran Pelaksanaan Pengkerjaan Tahun Jamak Pembangunan Jembatan Musi VI Kota Palembang Tahap III disetujui untuk di jadikan peraturan daerah (Raperda).

Sedangkan Pansus II tentang perubahan atas perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarna Dwipa menjadi perseroan terbatas Sumatera Selatan Gemilang minta perpanjangan waktu pembahasan untuk melengkapi bahan-bahan pengambilan keputusan tentang raperda tentang perubahan atas perda No 10 tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarna Dwipa menjadi perseroan terbatas Swarna Dwipa Sumatera Selatan Gemilang.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyampaikan, terimakasih kepada Pansus-pansus DPRD Sumsl telah dapat menyampaikan laporan hasil penelitian dan pembahasan terhadap tiga Raperda sebagaimana telah dilaporkan oleh masing-masing juru bicara.

“Kami mengucapkan terimaksih dan memberikan apresiasi kepada Pansus DPRD atas pelaksanaan tugasnya melakukan penelitian dan pembahasan terhadap tiga raperda tersebut dengan baik dan penuh kehati-hatian. Hal ini tentu kerjakeras melalui kerjasama dan saling pengertian antara lembaga eksekutif dan legislatif demi kemajuan dan tercapainya pembangunan di Sumsel,” katanya.

Menurutnya, persetujuan atas rancangan tentang perubahan atas perda, nomor 9 tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumsel tahun 2013 -2018 agar semakin memperjelas dan memantapkan arah tujuan dan sasaran pembangunan jangka menengah demi menuju Sumsel sejahtera lebih maju dan berdaya siang Internasional.

Kemudian, Rancangan Perda tentang perubahan atas perda nomor 10 tahun 2015, tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarna Dwipa menjadi perseroan terbatas Swarna Dwipa Sumsel Gemilang. Diharapkan akan membuka peluang bagi BUMD ini untuk mengembangkan produktifitas usahanya kearah yang lebih baik.

Pada prinsipnya dapat memahami keinginan Pansus II DPRD Sumsel untuk meminta perpanjangan waktu pembahasan guna melakukan pengkajian yang lebih mendalam terhadap substansi materi raperda ini dan pihaknya berharap dengan dilakukan perpanjangan waktu pembahasan ini tidak ada lagi keragu-raguan pansus II dalam pengambilan keputusan sesuai dengan tujuan utama perubahan badan hukum perseroan ini, agar BUMD ini nanti dapat kompetitif dan professional serta memenuhi amanat UU NO 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah .

“Tapi pada kesempatan ini saya selaku Gubernur mengingatkan kepada pansus II bahwa waktu kita paling lambat 27 Oktober , kalau tidak perusahaan daerah ini harus berhenti operasional,” katanya.

Lanjut Alex, persetujuan terhadap rancangan perda tentang Pengikatan Dana Anggaran Pelaksanaan Pengerjaan Tahun Jamak Pembangunan Jemabatan Musi VI Kota Palembang Tahap 2. Bahwa pembangunan jembatan Musi VI menjadi kebanggaan kita semua dan masyarakat Sumsel pada umumnya. Karena akan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi, perkembangan pembangunan dan penataan lingkungan perkotaan di sekitar kawasan jembatan tersebut. “Mudahan- mudahan dengan selesainya jembatan Musi VI ini, tidak saja mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 akan tetapi juga menjadi tonggak sejarah bagi kesuksesan pembangunan di Sumsel,”ujarnya.

Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas mengatakan, rapat paripurna tersebut di skor untuk ditunda hingga penyelesaian dan laporan pansus II mengenai raperda terhadap perubahan status perusahaan daerah Perhotelan Swarna Dwipa. (Ril/Adv)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi