Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 13 Agustus 2017 21:08     Dibaca: 144 Pembaca

Seumur dengan Nisa, Askolani Cium Ramadhan Balita Gizi Buruk

Balon Bupati Banyuasin H Askolani Jasi saat membesup Ramadhan balita gizi buruk di RSUD Banyuasin

Banyuasin,Detiksumsel - Ramadhan (2) anak kedua dari Abas dan Murni warga Desa Sungsang I Kecamatan Banyuasin II nampak terbaring lemah di sal penyakit dalam Munai Serumpun RSUD Banyuasin.

Tangan kanannya terlihat di perban dan dipasang jarum inpus, sesekali dia menjerit menangis ya mungkin karena rasa sakit yang dialaminya.

Bocah malang ini di vonis dokter mengidap gizi buruk karena berat badannya terus menyusut sehingga terjadi ketidakseimbangan antara usia dengan perkembangannya.

H Askolani, menyempatkan diri melihat kondisi Ramadhan yang terbaring lemah dan dengan kondisi tubuh kurus. Wakil Ketua DPRD Banyuasin ini nampak beberapa kali mengelus kepala bahkan mencium bocah malang tersebut.

"Usianya sama dengan Nisa anak saya, kasian,"kata H Askolani.

H Askolani sempat bertanya dengan Abas dan Murni, apa yang menjadi penyebab sehingga anak mereka bisa mengidap penyakit seperti ini. "Anak kami ini imunisasinya tidak lengkap pak,"kata Murni.

Namun kalau makan kuat, tapi ketika buang air besar yang keluar air " berak air ini sudah terjadi lima bulan terakhir,"katanya.

Karena kondisinya terus mengurus terang Murni, anaknya dibawah ke Puskesmas Sungsang dan setelah di periksa katanya gizi buruk. Dan langsung di rujuk ke RSUD Banyuasin.

Askolani minta Abas dan Murni untuk tidak pulang dulu sebelum anaknya Ramadhan kembali sehat. "Biayanyakan ditanggung pemerintah melalui Jamkesmas, jadi jangan pulang sebelum sehat. Untuk biaya selama di rumah sakit saya sedapat mungkin akan bantu,"kata politisi PDIP ini.

Askolani juga mengajak masyarakat dan para darmawan untuk membantu Ramadhan yang masih di rawat di RSUD Banyuasin.

Abas dan Murni nampak tidak bisa menyebunyikan rasa bahagianya ketika mendapat kunjungan calon pemimpin Banyuasin tersebut.

"Terima kasih, bapak sudah memberikan perhatian dengan anak kami,"kata Abas.

Dia juga merasa terbantu dengan uluran tangan yang di berikan suami Hj Heriyati tersebut. "Jujur kami ngak punya biaya,rasanya berat mau tinggal lama di RSUD ini. Tapi demi anak, kami paksakan saja. Sekali lagi saya terima kasih dengan pak Askolani,"katanya. (Faz)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi