Diposting oleh : Iyan Ds     Tanggal : 26 Februari 2017 21:36     Dibaca: 34026 Pembaca

Soroti Kinerja Wasit. Widodo : Seperti Ini Terus, Saya Bisa Mati Muda

Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro

Palembang, Detik Sumsel-Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro mengucapkan selamat kepada Arema FC yang telah memenangkan pertandingan dan lolos ke semi final Piala Presiden 2017. Meski begitu, arsitek asal Cilacap ini menyoroti kinerja wasit yang dinilainya tidak menjalankan tugas secara profesional.

"Saya tegaskan, marilah sama-sama memajukan sepakbola kita. Saya orangnya selalu berkata apa adanya, kalau jelek ya jelek. kalau baik ya baik. Saya tidak mau ada bohong dan ada apa-apa,"tegasnya, usai laga.

"Saya kasihan sama pemain saya, kita sudah berlatih dan bekerja keras tapi hasilnya hanya begitu saja. Tadi bola mestinya handball, saya gak tahu kalau peraturan diganti. Setahu saya kalau bola kena tangan itu handball,"sambungnya.

Widodo mengatakan, dirinya sebenarnya sudah berusaha untuk tidak emosi. "Tapi tidak kuat mas. Saya bisa-bisa mati muda ini kalau begini terus. Saya katakan, saya sudah berusaha dan janji sama keluarga, manajemen, media dan lainnya untuk tidak lagi emosi. Tetapi tdak bisa, saya manusia, saya kasihan dengan pemain,"ujarnya. 

Soal apakah SFC akan melaporkan hal ini kepada Ketua PSSI, Widodo mengatakan dirinya menyerahkan semuanya kepada manajemen. "Masalah wasit biarkan nanti ada yang mengurusi, saya hanya selesai disini (press room) saja,"lanjunya. 
  
Senada diungkapkan bek SFC Yanto Basna. "Mewakili pemain, kami ingin menggaris bawahi kinerja wasit tadi. hidung saya ini sampai patah, tapi tidak ada pelanggaran. Ini bukan satu dua orang yang menonton, tapi seluruh Indonesia,"keluhnya.

Menurut dia, apabila kondisi seperti ini terus terjadi, maka sepakbola Indonesia sulit untuk maju. "Kalau hal begini terjadi terus. Ini bukan hal baru yang terjadi kemarin. Itu yang disayangkan dari saya pribadi. Percuma saja pengurus PSSI diganti, tapi kalau wasitnya tetap seperti itu,"katanya.

Sementara itu, Pelatih Arema FC Aji Santoso mengungkapkan, sesuai yang telah di prediksinya sebelum pertandingan. Pertandingan akan berjalan ketat dan ternyata itu benar. "Tapi kami beryukur akhirnya bisa memenangkan pertandingan, melalui gol Adam Alis dari tendangan bebas. Alhamdulillah, Arema FC bisa lolos ke babak semi final,"ucapnya. 

Mengenai kartu merah, Aji mengatakan jika hal itu akan dijadikan pelajaran bagi pemain Arema FC lainnya agar tidak mudah terpancing emosi saat bertanding, meskipun tensi sangat tinggi di lapangan.

Adam Alis menambahkan, dia merasa sangat senang karena bisa memenangkan pertandingan dan sekaligus mencetak gol. "Luar biasa hari ini. Saya juga ingin mengatakan kalau Arema FC susah menang di Manahan itu hanya mitos,"timpalnya. (iyop)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi