Diposting oleh : Wirangga     Tanggal : 04 Agustus 2017 17:55     Dibaca: 904 Pembaca

Tanggapi Aksi Mahasiswa Unsri, Ini Kata Dosen UIN

Tokoh Masyarakat sekaligus dosen UIN Raden Fatah Palembang, Hadi Wijaya, Jumat (4/8/2017).

Palembang, Detik Sumsel - Aksi pemukulan yang dilakukan oleh beberapa oknum di Gedung Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya kemarin, (3/8/2017) disesalkan oleh salah satu tokoh masyarakat serta dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Haji Wijaya. Menurutnya pihak, Unsri harus memiliki sifat yang lebih arif.

"Saya yakin pak Anis Sanggaf (Rektor Unsri) merupakan sosok pendidik dan juga seorang sosok ulama, seharusnya hal demikian harus dijembatani dahulu untuk dialog, dari mahasiswa juga tentu ketika aksi harus memegang teguh prinsip sopan santun," ujarnya kepada detiksumsel.com, Jumat (4/8/2017).

Dosen Sosiologi dan Entrepreneueship UIN Raden Fatah Palembang ini juga  menyesalkan sikap arogan oknum yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa dalam aksi tersebut. "Rektor dengan mahasiswa ibaratkan seorang ayah dan anak, jadi kalau anak ngambek atau marah itu merupakan hal biasa jadi tidak perlu melakukan tindakan kekerasan seperti itu" jelasnya.

Terkait surat pelaporan terhadap mahasiswa yang dilayangkan oleh Rektor Unsri ke Polres Ogan Ilir, setelah dilihatnya melalui media sosial, menurutnya merupakan bentuk bahasa kekuasaan bukan bahasa pendidikan. 

"Seharusnya harus dilakukan dialog-dialog dahulu kepada mahasiswa itu, jangan sampai mematikan daya kreasi dan juga mematikan asfirasi daripada mahasiswa itu," pungkasnya. (Wira)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi