Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Bara Revolusioner     Tanggal : 05 Juli 2018 14:20     Dibaca: 89 Pembaca

Tangkal Terorisme, Ini yang Dilakukan FKPT

Suasana pelatihan literasi yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumsel di Hotel Aryaduta Palembang, hari ini, Kamis (05/07).

Palembang, Detik Sumsel - Guna pencegahan terhadap radikalisme dan terorisme, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumsel hari ini, Kamis (05/07) menggelar pelatihan literasi digital pencegahan radikalisme dan terorisme.

Acara yang berlangsung di Ballroom Aryaduta Hotel Palembang ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumsel, Ir H Ishak Mekki, Inspektur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Dr Amrizal MM, Kepala Kesbangpol Sumsel dan Kota Palembang, perwakilan mahasiswa UNSRI, UIN Raden Fatah Palembang, Universitas PGRI Palembang, perwakilan organisasi, maupun pegiat media sosial se-Palembang.

Ketua FKPT Sumsel, Periansyah dalam sambutannya menjelaskan, pelatihan ini digelar bertujuan untuk memberikan edukasi sebagai bentuk deradikalisasi. "Pelatihan literasi digital sangat dibutuhkan agar semangat menulis tetap tinggi dan menghindari penulisan yang bersifat menghasut, hoax yang bisa berdampak buruk bagi penulis maupun bagi orang lain," katanya.

Ditambahkannya, saat ini para teroris juga sudah menggunakan internet sebagai sarana terorisme model baru, baik metode perekrutan pelakunya sebagai sarana aksi menyebarluaskan dampak ke masyarakat. 

"Untuk itu, BNPT merupakan lembaga pemerintah non-kementerian yang diamanatkan menangani terorisme, memandang penting aspek pencegahan yang bersifat lunak dalam upaya mewaspadai berkembangnya radikalisme dan terorisme yang membajak kepercayaan tertentu di masyarakat. Agar lebih efektif, hingga di setiap provinsi dibentuklah FKPT sebagai perpanjangan tangan BNPT di setiap provinsi di Indonesia," tambahnya.

Dirinya juga meyakini FKPT ini menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan daya tangkal masyarakat, khususnya generasi muda dalam menolak ajaran dan ajakan kekerasan yang diinisiasi kelompok radikal terorisme.

"FKPT memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya peran media massa pers dan sosial media dalam upaya pencegahan terorisme, serta memberikan pemahaman mengenai dampak negatif internet sebagai salah satu sarana penyebarluasan paham radikalisme dan terorisme dengan media massa dan media sosial," bebernya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, Ir H Ishak Mekki mengatakan, paham radikal dan terorisme ini sangat bahaya bagi bangsa dan negara dan yang harus di awasi dan kewajiban seluruh elemen tidak cukup hanya  Polri dan TNI saja.

"Khususnya generasi muda, dan saat ini zaman digital dan bisa diakses internet hingga ke pelosok desa melalui media sosial. Ada hoax yang harus kita analisa, apalagi mahasiswa harus kritis, saring sebelum sharing sesuai tema," pungkasnya. (Bra)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi