Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Firwanto M Isa     Tanggal : 08 April 2018 19:17     Dibaca: 358 Pembaca

Tegaskan Sekolah Gratis di Sumsel Masih Ada

Kadisdik Sumsel, Widodo saat memberikan keterangan kepada awak media minggu (8/4)

Palembang, Detik Sumsel-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Kadiknas Prov Sumsel), Widodo menegaskan dan klarifikasi Informasi bahwa sekolah gratis sudah tidak ada yang berkembang di masyarakat, Widodo menyampaikan dan meluruskan informasi tersebut tidak benar.

"Ada distorsi informasi bahwa program sekolah gratis, infonya sekolah gratis dikesankan tidak ada lagi, sebenarnya masih ada dan bejalan terus," tegasnya saat Konferensi pers di Kantor Diknas Sumsel, Minggu (08/04).

Walaupun diakui Widodo, program sekolah Memang masih ada kelemahan di sana-sini, namun sedang diperbaiki contohnya perbaikan Peraturan Daerah (Perda). "Perda saat ini sedang berproses, Insya Allah dalam waktu dekat akan diundangkan,” ungkapnya.

Lanjutnya, salah satu isi Perda itu adalah sharing antara provinsi dan kabupaten/kota yang dulunya ada sekarang tidak ada lagi, SD, SMP di kabupaten Kota sementara SMA,SMK di provinsi.

Dirinya memastikan program Sekolah Gratis dipakai untuk kampanye Gubernur tidak relevan karena diketahui gubernur sumsel saat ink tidak dalam posisi kampanye atau ikut pilkada.

"Terkait dengan imbauan Menteri Pendidikan Nasional yang mengatakan secara berulang-ulang bahwa program sekolah gratis digunakan untuk kampanye, sementara Pak Gubernur tidak kampanye,” katanya.

Disampaikannya, program sekolah gratis adalah istilah yang digunakan gubernur untuk memastikan bahwa anak-anak Sumsel dapat bersekolah dan dibrand menjadi sekolah gratis.

“Sekolah gratis itu tetap bayar tetapi warga tidak bayar karena dibayarkan pemerintah. Program ini misinya  memastikan, menjamin, melindungi anak-anak bersekolah, jangan sampai anak usia sekolah tidak bersekolah karena tidak ada biaya,” tegasnya. 

Ditambahkannya, untuk sekolah negeri wajib menjalankan sekolah gratis yang salah satu poinnya adalah minimal 20 persen di sekolah itu yang berkategori miskin harus gratis sepenuhnya.

“Sepenuhnya yang dimaksud disini adalah biaya operasionalnya, misalnya mendaftar,KBM, ulangan, ujian. Untuk membeli baju sekolah, sepatu dapat menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP),” Pungkasnya. (fir)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi