Diposting oleh : Wirangga     Tanggal : 04 September 2017 19:03     Dibaca: 279 Pembaca

Terima Adipura 11 Kali, Sampah Ini Dibiarkan Menumpuk di Palembang

Tumpukan sampah di Jalan Ahmad Yani Abdul Kadir, 13 ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang.

Palembang, Detik Sumsel - Kota Palembang merupakan kota yang berhasil dalam mempertahankan Piala Adipura untuk ke 11 kalinya. Namun ada hal berbeda terlihat di kawasan Jalan Ahmad Yani Abdul Kadir, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Senin (4/9/2017).

Tampak tumpukan sampah masih terlihat di daerah padat penduduk tersebut. Tumpukan sampah tersebut seakan dibiarkan dan tidak ada perhatian khusus dari pemerintah.

Salah satu warga masyarakat Lorong Abdul Kadir, Kelurahan 13 ulu Kecamatan SU II Palembang, Ismed (60) mengungkapkan, dirinya telah tinggal di wilayah tersebut sejak 13 tahun lalu dan tumpukan sampah tersebut sudah ada. 

"Kita dan warga lainnya setiap sore hari sengaja membakar sebagian sampah tersebut guna mengurangi bau yang tidak sedap akibat sampah organik maupun non organik tersebut," ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan, ia dan warga sekitar beserta RT dan Lurah sudah sering melakukan gotong royong guna mengumpulkan sampah yang berserakan di pinggir jalan. 

"Kita sudah pasang plang tulisan di wilayah ini, tapi sepertinya itu tidak berpengaruh, bahkan saya pernah berselisih paham, saat ada masyarakat yang bukan warga sini datang sengaja untuk membuang sampah berkarung-karung," jelasnya. 

Hingga saat ini, Ismed belum mengetahui kepemilikan lahan yang menjadi tempat tumpukan sampah sepanjang jalan tersebut, apabila dijadikan tempat sampah permanen, ditakutkan akan ada hal yang tidak diinginkan terjadi. 

"Sampai sekarang saya belum tahu siapa pemilih tanah ini, bau sampah tersebut sudah sangat mengganggu, belum lagi saat musim hujan sehingga aromanya masuk hingga ke dalam rumah," jelasnya. 

Dirinya berharap kepada pihak pemerintah agar dicarikan solusi bagaimana pengelolaan sampah di wilayah itu.

Sementara, Ketua RT 20 RW 06 Kelurahan 13 ulu Kecamatn SU II, David (47) mengatakan, tumpukan sampah tersebut memang sudah lama tidak dibersihkan. Setiap hari warga sekitar hanya membakar sebagian kecil sampah guna mengurangi bau yang ditimbulkan. Pihaknya ditemani lurah sudah melaporkan hal ini kepada Camat, namun pihak kematan tidak bisa memberikan bak sampah akibat lahan tersebut milik warga.

"Kita sempat melaporkan terkait sampah ini ke Camat, apakah akan dijadikan tempat sampah permanen atau dibersihkan total, tapi pihak Kecamatan belum bisa memberikan solusi dengan alasan lahan tersebut belum diketahui pemiliknya," pungkasnya. (Wira)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi