Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Erizal Wandi     Tanggal : 21 Mei 2018 17:22     Dibaca: 11556 Pembaca

Tertipu Arisan Online Hingga Miliaran, Puluhan Wanita Datangi Polres Prabumulih

Para korban arisan online saat dimintaik keterangan oleh anggota penyidik Reskrim Polres Prabumulih

Prabumulih, Detik Sumsel - Puluhan wanita mendatanhi Mapolres Prabumulih, Senin (21/05). Mereka datang untuk melaporkan kasus dugaan penipuan dengan modus arisan online melalui jejaring sosial Facebook yang dikelola oleh pelaku bernama Santi Sandra Dewi.

Tak tanggung-tanggung, kerugian yang diderita oleh para korban yang rata-rata adalah ibu rumah tangga ini mencapai Rp2,5 Miliar. Mereka melapor lantaran pelaku enggan bertanggungjawab dan kabur membawa uang arisan milik para korban.

Erli Yanti warga Jalan Padat Karya, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur bersama korban lainnya mengaku, terbongkarnya kasus penipuan arisan online tersebut lantaran uang yang harusnya disetorkan pelaku kepada peserta arisan online tiba-tiba macet.

Pelaku berjanji akan segera melunasi uang arisan online tersebut dalam waktu dekat, namun bukannya memenuhi tanggungjawabnya pelaku diketahui malah kabur bersama keluarganya. Akibatnya para korban pun harus gigit jari lantaran uang miliaran rupian yang diinvestastikan dibawa kabur pelaku.

"Banyak anggota arisan lainnya yang ikut tertipu. Arisan ini seperti investasi, jadi setiap anggota yang berinvestasi akan mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu 15 hari," ujar Erli kepada petugas penyidik.

Hal senada juga diungkapan oleh Ita yang mengaku tergiur ikut arisan online tersebut setelah pelaku menawari dirinya melalui facebook. Awalnya korban mengaku mengaku enggan, namun akhirnya ia percaya setelah banyak peserta arisan online lainnya yang mengaku telah mendapatkan keuntungan dari arisan online tersebut.

"Dia pasang status arisan di facebook, dengan iming-iming keuntungan yang lumayan besar. Mungkin awalnya memang lancar dan banyak yang percaya. Tapi setelah macet akhirnya kami baru sadar kalau pelaku ternyata menipu," bebernya.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto SH saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Modusnya investasi uang. Setiap korban menanamkan uangnya bervariatif. Mulai puluhan juta hingga ratusan juta. Sehingga total kerugian para korban memang cukup banyak. Kami masih mintai keterangan dari para korban terkait modus penipuan yang dilakukan oleh pelaku," ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut Eryadi menuturkan, para korban sempat mendatangi kediaman pelaku. Bahkan sempat ingin menjarah barang-barang milik pelaku.

"Para korban kesal lantaran uang mereka tidak dikembalikan. Kita sudah pasang garis polisi dikediaman pelaku. Saat ini pelaku dalam kejaran petugas. Namun sebelum tertangkap kita himbau pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tandas Eryadi. (Ichal)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi