Diposting oleh : AMS     Tanggal : 04 Juli 2017 15:32     Dibaca: 521 Pembaca

Terus Jalin Komunikasi Lintas Parpol, Fokus Terhadap 10 Isu Strategis kota Palembang

BAHAGIA: Yudha Pratomo Mahyudin MSc PhD bersama keluarga.

NAMA Yudha Pratomo Mahyudin mencuat sebagai bakal calon walikota Palembang periode 2018-2023 seiring ide dan gagasan komunitas Palembang Maju. Walau terbilang wajah baru, tapi ia sangat diperhitungkan karena dinilai memahami isu strategis plus solusinya untuk mewujudkan Palembang Maju. Apa saja? 

----------------------------------------------------------------

BERWAWASAN luas dan memahami persoalan yang ada di kota Palembang, kesan itulah yang tertangkap dari sosok Yudha saat dibincangi wartawan DetikSumsel.Com di Posko Palembang Maju Jl Kol H Barlian, Selasa (4/7). Walau terbilang masih muda, tapi Pria kelahiran 20 April 1979 ini sudah syarat pengalaman baik secara akademis maupun organisasi. Jadi wajar saja jika ia sangat diperhitungkan saat memastikan diri maju sebagai bakal calon walikota Palembang. 

"Seriuslah, kita terus bergerak dan terus melakukan komunikasi politik dengan lintas partai," kata Yudha mengawali perbincangan. 

Dikatakan Inisiator Komunitas Palembang Maju ini, keseriusannya untuk maju sudah dibuktikan dengan mengambil formulir calon walikota di beberapa parpol. Diantaranya, PBB, PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, Nasdem dan Hanura. "Bahkan kita sudah kembalikan formulir lengkap dengan visi misi Palembang Maju (Modern, Aman, Jujur dan Usaha). Hanya Nasdem dan Hanura belum kembalikan mungkin dalam minggu-minggu ini," kata Dosen Fakultas Ilmu Komputer Unsri ini. 

Putera mantan gubernur Sumsel Prof dr H Mahyuddin NS SpOG (K) ini mengaku ada beberapa alasan yang membuat ia tergerak untuk maju pada pesta rakyat Palembang 2018 nanti. "Saat saya turun ke lapangan bersama komunitas Palembang Maju dengan door to door menyerap ide dan gagasan masyarakat, ternyata banyak problem yang terjadi dan sebenarnya sangat mudah mengatasinya jika memang menjadi pemegang kebijakan," paparnya. 

Alumnus Magister University of Surrey Inggris dan Doktor Universiti Teknologi Malaysia ini mencontohkan, problem kumuh dan penyandang masalah kesejahteraan sosial di Rumah Susun sangat bisa diatasi. "Sangat mudah bahkan dari mereka sendiri bisa mengatasinya. Tapi kita bukan pemegang kebijakan, bukan siapa-siapa, jadi hanya bisa melakukan pemetaan dan menyiapkan solusinya yang akan ditindaklanjuti nantinya," ungkapnya. 

Bersama komunitas Palembang Maju, mantan ketua Himpunan Penguasaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel ini mengaku sudah menyerap ide dan gagasan di 107 kelurahan di kota ini. Hasilnya ada 10 isu strategis kota Palembang. Yakni, akhlak, agama dan kebhinekaan, tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi, pendidikan kesehatan, kepemudaan dan olahraga, perekonomian, kemiskinan dan pengangguran, infrastruktur kota (pemukiman, jalan, listrik dan air bersih).

Lalu, penataan kota transportasi dan banjir, teknologi informasi dan industri kreatif, pariwisata. Seni budaya dan lingkungan, perempuan, anak-anak dan penyandang disabilitas serta hukum keamanan, kriminalitas dan narkoba. "Isu strategis tersebut ada yang baik dan ada juga yang belum. Kita sudah memetakannya untuk Palembang Maju," ulasnya. 

Chairman & CEO PT Elnus di bidang Teknologi iniformasi ini menerangkan berbeda antara komunitas Palembang Maju dengan dirinya yang maju sebagai calon walikota Palembang. Komunitas Palembang Maju sebagai wadah dan forum diskusi tentang ide dan gagasan untuk kemajuan kota Palembang.

"Komunitas Palembang Maju dengan saya sebagai calom walikota adalah dua hal berbeda, komunitas ini bukan dibuat untuk pencalonan Yudha. Jasi dan tidaknya saya nanti, komunitas ini akan tetap jalan. Seperti program sunanan masaal 1.000 anak, kalau tidak percaya lihatlah tahun depan tetap akan kita gelar," tuturnya. 

Masih menurut Yudha, pengalamannya di organisasi dengan menjadi ketua Karang Taruna Sumsel, kutua HIPMI Sumsel, Korwil APJII Sumsel, ketua Bid ICMI Orwil Sumsel telah menempanya bagaimana menjadi seorang pemimpin. Terlebih basic akademik yang ia raih saat ini membuat ia semakin yakin untuk menciptakan Palembang Maju. "Apalagi sekarang ini dorongan masyarakat dan beberapa tokoh di Sumsel ini, saya mohon doa dan dukungan semua agar bisa mewujudkan cita-cita ini," harapnya. (Dul) 

Biografi Singkat:

Nama: Yudha Pratomo Mahyudin MSc PhD

TTL: Palembang, 20 April 1979

Pekerjaan: 

Dosen Fakultas Ilmu Komputer Unsri

Konsultan Teknologi Informasi, Politik dan Bisnis

Pendidikan:

S1 Teknik Elektro ITB Bandung

S2 IT Menejemen di Universitu of Surrey Inggris

S3 Information Sistem UTM Malaysia

Organisasi:

Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel

Ketua Umum Karang Taruna Sumsel

Inisiator Komunitas Palembang Maju

Sumber: Hasil Wawancara DetikSumsel.Com

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi