Diposting oleh : Iyan Ds     Tanggal : 03 Agustus 2017 16:21     Dibaca: 383 Pembaca

Tijani Absen, Hilton Layak Isi Posisi Playmaker

Hilton Moreira berusaha melewati pemain Persipura

Palembang, Detik Sumsel-Sriwijaya FC kembali gagal memaksimalkan kesempatan meraup poin penuh pada pertandingan kandang menghadapi Perseru Serui, Rabu (02/08) malam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Minimnya kreasi serangan dituding Pelatih Karteker Hartono Ruslan sebagai salah satu faktor penyebab Laskar Wong Kito tidak bisa mencetak gol dari open play, meskipun sepanjang laga Yu Hyun Koo dan kawan-kawan terus mengurung dan menekan pertahanan tim berjuluk Cendrawasih Jingga itu.

Hartono juga mengakui, absennya Tijani Belaid yang biasa menjadi pengatur serangan membuat pergerakan anak asuhnya mudah dibaca oleh tim lawan. Sementara Rahmad Hidayat yang diplot sebagai penggantinya lebih berperan sebagai gelandang serang murni, ketimbang seorang playmaker.

"Memang tidak adanya Tijani Belaid membuat kita cukup kesulitan untuk mengembangkan permainan dan melakukan kreasi serangan. Kita akan segera mencari solusi guna mengatasi masalah itu dengan memaksimalkan pemain lain,"ucapnya.   

Kondisi seperti tidak boleh terus terjadi, apalagi setelah ini SFC akan melakukan lawatan ke markas Borneo FC, Sabtu (05/08) nanti. Jika melihat dari daftar pemain yang ada, nama Hilton Moreira dinilai cukup layak untuk menggantikan peran Tijani Belaid, untuk sementara selama marquee player itu tidak bisa memperkuat tim.

Dengan kemampuan bermain bola diatas rata-rata, pemain bernomor punggung 10 itu bisa menempati berbagai posisi sesuai kebutuhan tim, termasuk menjadi pengatur serangan. Apalagi antara Hilton dan Alberto "Beto" Goncalves sudah saling memahami satu sama lain. Sehingga akan lebih memudahkan dalam melakukan kreasi serangan dari lini tengah maupun sisi sayap.

Selain itu, SFC tidak akan kesulitan untuk mencari pengganti Hilton diposisi sayap kiri karena stok pemain sayao cukup melimpah. Mulai dari TA Musafri, Yohanis Nabar maupun Slamet Budiono. Bahkan Rizsky Dwi Ramadhana juga bisa menjadi solusi apabila memang dibutuhkan. (iyop) 

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi