Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh :     Tanggal : 03 Desember 2017 23:24     Dibaca: 1263 Pembaca

Timah Panas Polisi Hentikan Pelarian Begal Sadis di Empat Lawang Ini

Tersangka Guntur diapit petugas, setelah mendapatkan perawatan atas luka tembak yang dideritanya. Lantaran mencoba kabur saat diminta menunjukkan persembunyian temannya.

Empat Lawang, Detik Sumsel - Pelarian Guntur (37), tersangka begal yang sering beraksi di wilayah hukum Kabupaten Empat Lawang akhirnya berakhir dan berhasil diringkus dari tempat persembunyiannya di daerah Terminal Sako Kenten Palembang, Sabtu (2/12) sekitar pukul 03.00 WIB menjelang subuh. Petugas juga terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas di kaki kanannya, lantaran mencoba kabur dan melawan saat diminta menunjukan lokasi persembunyian temannya.

Warga Desa Talang Tinggi, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang ini merupakan tersangka ketiga yang berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Empat Lawang. Dalam kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), berdasarkan LP/B/33/VIII/2017/SS/Res Empat lawang /Sek Muara Pinang, tanggal 10 Agustus 2017. Dalam perkara Curas mobil Grandmax, bernomor Polisi (Nopol) BG 1168 MS. Dengan korban Mukri, warga Desa Betung Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setiawan melalui Kasatreskrim, AKP Robi Sugara mengatakan, selain terlibat dalam kasus Curas mobil Grandmax, tersangka Guntur ini juga terlibat dalam dua kasus Curas lain. Berdasarkan LP/B/28/VII/2017/Sumsel/Res Empat lawang /Sek Muara Pinang, tanggal 30 Juni 2017.

Dengan korban, Ridwan (20), warga Desa Muara Semah Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang dan LP/B/19/VIII/2013/SS/Res Empat Lawang/Sek Muaraa Pinang, tanggal 5 Agustus 2013. Dalam perkara Curas sepeda motor, dengan korban Zanzira Epandi, yang  meninggal dunia dalam perawatan di RS M Husin Palembang. Pihaknya juga masih menyelidiki, apakah tersangka ini ada kaitannya dengan kasus curas yang lain.

"Dia terpaksa kita lumpuhkan dengan tindakan tegas, karena berusaha kabur dan melawan petugas. Saat diminta menunjukan lokasi rumah kawannya, yang merupakan tersangka lainnya. Saat ini, tersangka sudah diamankan di ruang tahanan Mapolres Empat Lawang, untuk proses hukum lebih lanjut," ungkap Robi kepada wartawan, Minggu (3/12).

Diceritakan Robi, penangkapan tersangka bermula dari penyelidikan yang dilakukan dan pengembangan pulbaket di lapangan, didapat informasi bahwa salah seorang tersangka yang terlibat dalm perkara Curas mobil Grandmax No Pol BG 1168 MS, sedang berada di daerah Lebong Gajah Sako Kenten Palembang. Setelah dipastikan kebenarannya, Tim Buser bergerak cepat berangkat menuju Palembang.

"Tersangka Guntur, terlibat dalam Curas mobil tersebut, berdasarkan keterangan tersangka Purwanto alias Pur dan Sutrisno yang sudah tertangkap sebelumnya," jelas Robi.

Kemudian lanjut Robi, setelah dipastikan kebenaran informasi tersebut dan tersangka juga sudah dipastikan ada di kontrakannnya di Lebong Gajah Sako Kenten Palembang, lalu dilakukan penggerebekan hingga akhirnya tersangka berhasil ditangkap.

"Di kontrakan tersangka ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti kunci liter T, linggis dan sajam. Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatan Curas mobil Grandmax bersama rekannya Purwanto, Sutrisno dan dua rekannya lagi yang masih buron," ujarnya.

Selanjutnya, oleh tim Buser Polres Empat Lawang, kata Robi, tersangka diminta menunjukan lokasi rumah tersangka yang lain. Saat itulah tersangka coba memanfaatkan situasi dengan melawan petugas untuk mencoba kabur dari kawalan. Meski sudah beberapa kali diberikan tembakan peringatan, tersangka ini masih coba melarikan diri, hingga akhirnya petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak tersangka sebanyak dua kali di bagian kaki kanannya.

"Tersangka langsung dibawa ke Puskesmas terdekat, setelah diobati di bagian luka tembaknya, tersangka lalu kita bawa ke Mapolres Empat Lawang, untuk diamankan," terangnya (cha)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi