Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Andi Ardian     Tanggal : 12 Juli 2018 20:12     Dibaca: 418 Pembaca

Tragis, Pasutri Tewas Tertimbun Longsor Tambang Batubara

Tampak rumah duka yang silih berganti didatangi warga sekitar.

Muara Enim, Detik Sumsel- Seakan tidak ada hentinya, Tambang Rakyat (TR) di Kabupaten Muara Enim memakan korban. Namun, kegiatan ini dari dulu hingga sekarang tak dapat dihentikan. Nasib tragis ini dialami sepasang suami istri, Hermi dan Rahmi, mereka berdua menghembuskan napas terakhir setelah tertimbun longsoran tambang batubara yang terletak di Daerah Pulau Panggung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim. Diduga tambang tersebut merupakan tambang ilegal.

Warga Desa Paduraksa, Dusun I, Kecamatan Tanjung Agung ini meninggal karena tertimbun reruntuhan, Rabu (11/7) sekitar pukul 14.00 wib.

Ita, salah seorang tetangga korban menjelaskan, sebelumnya kedua korban dalam keadaan sehat, tidak terdengar keluhan kalau mereka sakit. Namun saat kejadian nyawa dua orang tersebut tidak dapat tertolong lagi, yang laki-laki meninggal di tempat sedangkan yang perempuan meninggal setelah sempat di bawa ke rumah sakit.

“Iyo sehat wong nyo, badan besak tinggi yang betino. Dak nyangko kami kalau nasibnyo kayak itu. Pas ditemukan jasad laki-lakinya mengeluarkan cairan warna putih dari hidung,” ujarnya saat bincang awak media di rumah duka, Kamis (12/7).

Dilanjutkan Ita, saat ini pihak pemilik lahan akan bertanggung jawab dan telah mendatangi pihak keluarga.

“Katanya pihak dari pemilik lahan akan menanggung semua biaya, baik itu biaya penguburan sampai biaya nyeratus hari (peringatan seratus hari korban meninggal, red),” tambahnya.

Sementara, saat di temui Kepala Desa Paduraksa, Emran Aman membenarkan bahwa kedua korban merupakan warga desanya. Namun hingga saat ini belum ada laporan terkait hal itu.

“Iya mereka warga kita, saat kejadian saya sedang tidak ada di tempat karena sedang berada di Muara Enim karena sedang mengurus berkas,” terang Emran.

Saat ini kedua korban sudah di makamkan di TPU sekitar. Diketahui korban meninggalkan enam orang anak.(ndi)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi