Diposting oleh : Deddy Gusrizal     Tanggal : 03 Agustus 2017 21:19     Dibaca: 112 Pembaca

UKM Diberi Bimtek Diversifikasi Kopi Olahan

Foto Istimewa

Pagaralam, Detik Sumsel – Dalam rangka mengembangkan produk, pelaku bisnis dan UKM di Kota Pagaralam diberi pengetahuan diversifikasi kopi olahan oleh Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel, kemarin (3/8), bertempat di aula pertemuan Hotel Dharma Karya.

Pada kesempatan tersebut, bimtek diversifikasi kopi olahan tersebut, diikuti sekitar dua puluh peserta dari UKM dan Petani Kopi mewakili Kota Pagaralam dan Kabupaten Empat Lawang. Kadis Perindustrian Provinsi Sumsel, Ir Hj Ernilah Riza Yulizar melalui Kabid IKM,  HR Ganda Yuni mengatakan, tujuan pelatihan tak lain memberikan pengetahuan terhadap kopi sebagai salahsatu komoditi unggulan daerah di Sumsel.

“Komoditi kopi bisa dikembangkan lagi menjadi beragam produk kopi olahan. Karenanya pada kesempatan bimtek ini peserta diberikan bimbingan mengenai produk kopi olahan,” katanya.

Pengembangan komoditi unggulan daerah masuk rencana induk pembangunan nasional. Oleh karenanya, pemerintah juga fokus peningkatan pengetahuan hilirisasi dengan sasaran agrobisnis. “Termasuk Sumsel yang merupakan sentra kopi nasional, karenanya kopi sebagai komoditi unggulan daerah yang jadi sasaran untuk dikembangkan,” katanya.

Mengenai kendala yang dihadapi petani dan UKM kopi, sejauh ini Ganda juga mengakui masih terkendala sarana atau peralatan pendukung pengembangan produk kopi olahan. “Kendati demikian, saat ini Pemprov melalui Dinas Perindustrian tetap mengupayakan penyaluran bantuan peralatan kopi kepada UKM Kopi dengan skala prioritas,” ulas dia.

Ditambahkan Kepala Dinas Perinddustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pegelolaan Pasar (Disperindagkop UKM dan PP), Saidi Amrullah melalui Kabid Perindustrian, Nova mengatakan, saat ini untuk diversifikasi kopi menjadi beragam kopui olahan masih belum banyak dikembangkan oleh pelaku bisnis atau UKM yang ada di Kota Pagaralam.

“Kendala lain, mengenai peralatan yang saat ini juga menjadi tantangan bagi UKM untuk mengembangkan usahanya, karenanya peralatanya dibeli dengan harga yang tak murah,” ulas dia seraya mengatakan sejauh ini untuk pengelolaan kopi masih dinilai manual atau tradisional.

Sementara, pada kesempatan bimtek diversifikasi tersebut menghadirkan salahsatu pelaku usaha binaan Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel, Anang sekaligus memberikan materi pelatihan. Dilanjutkan, peserta pelatihan meninjau langsung salahsatu UKM kopi yang mendapat bantuan peralatan kopi yang cukup modern diantaranya mesin roaster, penggililan kopi dan mesin kopi expresso di kawasan Terminal Nenadung.(gud)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi