Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 13 Desember 2017 16:47     Dibaca: 250 Pembaca

Unyil Divonis 10 Tahun Penjara

Suasana persidangan Andreas alias Unyil di PN Palembang.

Palembang, Detik Sumsel- Andreas alias Unyil warga jalan Ki Merogan lorong Aman RT 23 RW 09, Kelurahan Kecamatan Kertapati bisa bernapas lega. Pasalnya, majelis hakim yang diketuai Sobur Prasetyo SH menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun terhadap Andreas pelaku pembunuhan terhadap Putri (8) bocah SD yang sebelum dibunuh dan dimasukan dalam karung diperkosa dan disodomi terlebih dahulu.

"Perbuatan terdakwa tidak terbukti melakukan pembunuhan berencana sesuai dengan pasal 340 atau primer .Namun,perbuatan terdakwa terbukti secara primer dan melanggar pasal 81 ayat 1 Jo pasal 76 D UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 56 ke 1,2 KUHP. Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 10 tahun dengan denda 1 miliar subsider 3 bulan penjara,"ujarnya.

Usai mendengarkan putusan dari majelis hakim,terdakwa langsung berkonsultasi dengan kuasa hukum terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Sejahtera Palembang, A Rizal SH dan Eka Sulastri SH langsung menerima putusan dari majelis hakim. "Saya terima yang mulia,"ujar terdakwa.

Sebelumnya, JPU M Purnama Sofyan SH MH,menuntut terdakwa Andreas dengan pidana penjara 20 tahun sesuai pasal 340 Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP sesuai perumusan dalam pasal 81 ayat 1 Jo pasal 76 D UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 56 ke 1,2 KUHP.

"Atas putusan ini kami akan melapor kepada pimpinan terlebih dahulu dan masih pikir pikir,"jelas JPU Purnama.

Usai mendengarkan putusan dari majelis hakim,Sri Hartati keluarga korban yang langsung tidak terima karena menilai terdakwa Andreas mengetahui saat korban Putro diperkosa disodomi dan dibunuh bahkan menyiapkan karung."Kami tidak terima kalau dihukum 10 tahun kami juga akan membunuh,"tegasnya.

Sekedar mengingatkan, perbuatan terdakwa bermula dari terdakwa Irsan memanggil korban Putri untuk masuk kedalam rumah kemudian dibawah kedalam kamar lalu diperkosa dan disodomi.Lalu,saat korban sekarat terdakwa Irsan memasukan tanganya kedalam anus korban kemudian menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik lalu kembali diperkosa.Kemudian, dimasukan kedalam karung dan disimpan dibawah ranjang untuk dibuang ke sungai musi namun terlebih dahulu.(vot)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi