Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Iyop DS     Tanggal : 08 Juni 2018 08:24     Dibaca: 2520 Pembaca

Usung Target Realistis

Ilustrasi

Banjarmasin, Detik Sumsel- Minimnya persiapan yang dilakukan Sriwijaya FC menghadapi laga big match melawan PS. Barito Putra, setelah adanya aksi mogok latihan yang dilakukan pemain, sebagai buntut dari keterlambatan pembayaran gaji dari manajemen. 

Membuat Laskar Wong Kito memilih bersikap realistis dan tidak mematok target tinggi, saat kedua tim berhadapan pada pertandingan pekan ke-13 kompetisi Liga 1 2018, Jum'at (8/6) malam di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

Bahkan menurut Rahmad Darmawan selaku juru taktik tim, bisa pulang ke Palembang membawa satu poin saja, menjadi pencapaian yang melebihi espektasinya.  

"Kita hanya melakukan satu kali latihan, yakni pada Rabu (6/6) kemarin. Sebelum berangkat ke Banjarmasin, Kamis (7/6) pagi tadi. Dengan waktu persiapan yang tidak banyak, saya hanya  memfokuskan pemain pada latihan fisik," ungkapnya, pada sesi pre match confrence, Kamis (7/6) sore. 

Itu artinya, tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini  bertandang ke markas PS. Barito Putra tanpa perencanaan yang matang. Karena RD tidak memiliki cukup waktu, untuk mengasah strategi maupun skema permainan anak didiknya. 

Padahal, pertandingan tersebut sangat penting bagi SFC yang saat ini menempati peringkat 4, dengan perolehan 19 poin dari 12 laga. Maupun PS Barito Putra di urutan 3 dengan torehan 20 poin, atau hanya terpaut satu angka dari jumlah game yang sama. 

Karena tim manapun yang berhasil meraih kemenangan dan mendapatkan tiga angka. Akan  menjadi pemuncak klasemen sementara. Menggusur PSM Makassar yang mengoleksi 21 poin dari 13 laga, serta Persela Lamongan di posisi runner up,  dengan raihan 20 poin dari 12 pertandingan. 

"Tanpa adanya sesi latihan taktik dan strategi, saya hanya fokuskan penekankan kepada pemain untuk  tampil semaksimal mungkin dan bermain dengan efektif dan efisien, terutama dalam penyelesaian akhir,"harapnya.

Mengenai kekuatan tim tuan rumah, mantan pelatih Persija Jakarta itu mengakui PS.Barito Putra merupakan lawan yang tangguh. Menurut RD, skuad binaan Jackson F. Tiago tersebut merupakan tim yang solid, karena tidak melakukan banyak perubahan materi pemain. 

"Saya juga mengingatkan kepada pemain, agar selalu waspada terhadap seluruh pergerakan pemain Barito. Serta mengimbangi  kekompakan antara bertahan dan menyerang,"pintanya. 

Full back SFC Marckho Sandy Meraudje menambahkan, meski  persiapan yang dilakukan tim sebelum menghadapi PS. Barito Putra, tidak maksimal seperti biasa. Dia meyakinkan, seluruh pemain akan tampil dengan kemampuan terbaiknya.

"Kita akan berusaha sekuat tenaga  melawan Barito. Kalau soal target, tentunya kami berharap bisa pulang membawa poin. Kami mohon doa dan dukungannya dari seluruh fans dan pendukung tim,"harapnya. 

Sementara itu, Pelatih PS. Barito Putera Jacksen F Tiago menyatakan, pertandingan melawan SFC sangat penting. Karena itu dia telah mempersiapkan tim asuhannya dengan maksimal. Demi mengamankan tiga poin di kandang. 

Eks pelatih Persipura ini juga menyebut, dirinya sama sekali tidak terpengaruh dengan pemberitaan di media. Apalagi menjadikanya sebagai sebuah keuntungan..Soal adanya konflik internal di tubuh Laskar Wong Kito. Sehingga membuat persiapan SFC menjadi terganggu dan tidak maksimal. 

“Kita tidak boleh terjebak. Mungkin saja berita di media mengenai SFC hanya strategi. Karena itu saya tetap fokus menghadapi mereka,”tuturnya. (iyop)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi