Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh :     Tanggal : 20 Juni 2017 16:54     Dibaca: 495 Pembaca

Volume Meningkat, Lubuklinggau Tambah 26 Unit Motor Sampah

Walikota Lubuklinggau SN Prana Sohe berfoto diatas motor sampah bersama camat yang menerima penyerahan motor sampah tersebut. Selasa (20/06). (Foto: Amin, Detik Sumsel)

Bagikan THR dan BPJS Ketenagakerjaan Kepada 242 PHL

Lubuklinggau, Detik Sumsel-Guna meningkatkan pengolahan dan pengangkutan sampah yang kian hari kian bertambah volumenya, pemerintah kota Lubuklinggau menyerahkan 26 motor sampah baru. Sejumlah motor sampah tersebut diserahkan kepada delapan camat yang ada dalam lingkungan pemkot Lubuklinggau. Selasa (20/06).

Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe didampingi kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau, Herdawan di ex kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Lubuklinggau.

Menurut Kepala DLH, Herdawan 26 motor sampah dibagikan masing-masing kepada Kecamatan Timur I sebanyak tujuh unit, Kecamatan Timur II sebanyak empat unit, kecamatan Barat I sebanyak tiga unit, Barat II Sebanyak empat unit, kecamatan Lubuklinggau Selatan I sebanyak satu unit, selatan II satu unit, kemudian kecamatan Utara I sebanyak satu unit dan utara II sebanyak lima unit.

"Selain motor sampah, juga pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 243 Pegawai Harian Lepas (PHL) Petugas kebersihan dan pembagian THR yang diberikan langsung oleh pak walikota," ungkap Herdawan.

Sementara itu, Walikota Lubuklinggau SN Prana Sohe menyampaikan kepada BHL Dinas Lingkungan Hidup, baru tahun ini ada THR dan selain itu dapatkan BPJS ketenagakerjaan satu keluarga. "Karena mereka ini adalah ujung tombak kebersihan kota Lubuklinggau. Ibarat rumah yang sedang membangun, tidak akan bisa bersih, nah Linggau ini sedang membangun," ungkapnya.

Solusi untuk kebersihan kota Lubuklinggau ini menurut walikota, harus menguatkan dahulu struktur, yakni peraturan-peraturannya, sarana prasarananya dan mengajak elemen masyarakat.

"Itulah yang paling utama strukturnya adalah masyarakat. Kemudian, motor sampah ini dikelola secara mandiri yang akan di koordinir camat dan lurah masing-masing. Kita masih sangat kurang sarana mobil, motor dan tempat pembuangan akhirnya," tutup walikota.(ffa) 

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi