Diposting oleh : Maya     Tanggal : 01 Agustus 2017 11:48     Dibaca: 471 Pembaca

Wah, Ada 'Titanic' di Resto Pempek Ini

Owner Pempek Suthan Pindang Agam menunjukkan Pempek Titanic, menu andalan terbaru di restonya.

Palembang, Detik Sumsel - Pernah mencicipi pempek kapal selam? Tentu hampir seluruh warga Palembang hingga wisatawan mengaku pernah, kan.

Lalu bagaimana jika pempek kapal selam yang ditawarkan berukuran lima kilogram? Waw, tak sedikit yang akan tercengang kan.

Ya, di Resto Pempek Suthan Pindang Agan, penggemar pempek akan ditawarkan menu andalan terbaru dengan ukuran jumbo. Pempek kapal selam berisi 20 butir telur ini dinamai Pempek Titanic. 
 
Menurut owner Empek Suthan Pindang Agan, Fifi  Fitrian Rizki, hampir seluruh orang tahu dengan Film Titanic yang hits di tahun 90an.

"Dipilih nama Pempek Titanic biar orang mudah ingatnya. Jenis ini baru kita launching seminggu lalu," ungkapnya pada detiksumsel.com, Selasa (1/8/2017).

"Kita terus berinovasi untuk menambah daya tarik bagi konsumen. Setelah pempek hitam di awal pempek sulthan berdiri, kemudian pempek warna-warni yang menggunakan buah-buahan untuk bahan baku warna, pempek tumpeng dan sekarang Pempek Titanic sekarang ini," ujarnya.

Pempek ini sendiri, menggunakan bahan baku ikan lebih kurang 2 kilogram dan sagu yang takaran yang sama, membutuhkan waktu lebih kurang 4 jam untuk proses membuat  Pempek Titanic. "Kita masih menggunakan cara alami, sehingga membutuhkan kesabaran dan keuletan dalam membuatnya," kata Fifi.

"Karena  pempek yang bisa disantap untuk 20 orang ini, setidaknya membutuhkan 2 orang untuk proses pembuatannya, sehingga tidak hilang cita rasa ikan segar ini," tambahnya.

Diakui Fifi, inovasi ini dilakukan untuk menarik minat masyarakat, sekaligus berinovasi melestarikan budaya di bidang kuliner lokal dan tentunya mengangkat nama Kota Palembang yang terkenal dengan pempek.
 
Ditambahkannya, harga untuk satu buah pempek Titanic ini Rp 350 ribu. Biasanya dipesan oleh mereka yang ingin melaksanakan kegiatan, seperti ulang tahun dan sebagainya.

"Kemarin ada yang pesan untuk ulang tahun, karena temannya ini menyukai pempek kapal selam, sehingga yang ulang tahun kaget ada pempek sebesar ini," ucapnya.

Ia berharap , upaya ini bisa memberikan dampak terhadap kecintaan masyarakat dengan pempek, sebab makanan lokal ini harus terus ada dan dilestarikan oleh orang-orang lokal. "Kita ingin masyarakat lebih mencintai lagi kuliner Palembang yang sudah mendunia ini, dan terus  berinovasi dengan menjaga kualitas pempek itu sendiri," tegasnya. (May)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi