Diposting oleh : Butet Kertaradjasa     Tanggal : 16 Juli 2017 09:31     Dibaca: 308 Pembaca

Wajib Antar Anak Masuk Sekolah, Dilarang Rebutan Bangku Kelas

Ilustrasi

Palembang, Detik Sumsel- Senin (17/7) besok aktifitas Tahun Ajaran Baru (TAB) 2017/2018 dimulai. Jenjang pendidikan mulai dari tingkat PAUD-SD sederajat kembali beraktifitas normal seperti biasa. Khusus jenjang PAUD, TK, dan SD besok hari pertama mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Pada hari pertama ini seluruh orang tua diwajibkan untuk mendampingi anak untuk pergi ke sekolah.

"Ini juga sudah menjadi instruksi Mendikbud pada TAB sebelumnya. Jadi, pada hari pertama masuk sekolah besok khusus siswa jenjang TK-SD orang tua diberikan izin untuk mendampingi anak mengenal lingkungan sekolah, ini berlaku untuk semua orang tua atau wali murid baik yang bekerja PNS maupun swasta," tegas Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs Widodo MPd, Minggu (16/7).

Menurutnya, kebijakan tersebut sangatlah tepat terutama untuk anak TK-SD, pasalnya pada hari pertama masuk sekolah tentu nanti mereka akan mengenal lingkungan sekolah dan harus mendapatkan pendampingan dari keluarga.

"Jangan sampai hari pertama masuk sekolah anak-anak justru takut, nah inilah fungsi orang tua mendampingi anaknya pada hari pertama masuk sekolah untuk memberikan pengertian kepada masing-masing anak," jelasnya.

Widodo berharap, pihak perusahaan swasta memberikan kelonggaran waktu bagi pegawainya yang memiliki anak yang baru masuk TK-SD untuk mengantar masuk sekolah. "Ini hanya untuk hari pertama masuk sekolah saja, supaya mereka yang baru masuk sekolah percaya diri," tuturnya.

Lanjutnya, saat mendampingi anak masuk sekolah orang tua hanya diperkenankan mendampingi hingga di depan ruang kelas saja. "Kalau siswa sudah masuk ke dalam kelas biarkan guru kelas yang mendampingi dan orang tua menunggu saja di depan ruang kelas," katanya.

Widodo mengingatkan, supaya orang tua tidak berebut bangku saat hari pertama masuk kelas, urusan penempatan bangku tempat duduk sebaiknya diserahkan saja kepada guru kelas masing-masing. "Ya, biasanya fenomena yang terjadi setiap tahun ini khususnya di jenjang SD banyak orang tua yang berebut bangku kelas, nah ini jangan terulang lagi. Persoalan penempatan untuk duduk sebaiknya diserahkan saja kepada guru kelas supaya tidak menganggu aktifitas pertama sekolah siswa," pungkasnya. (tet)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi