Situs Berita Detik Sumsel
Sukseskan 48 Pilkades Serentak di Kabupaten Banyuasin menggunakan e-Voting
Diposting oleh : Wirangga     Tanggal : 29 Desember 2017 21:13     Dibaca: 106 Pembaca

Warga Keluhkan Jalan Berlubang

Lubang yang digenangi air di perlintasan Jalan Yos Sudarso hingga Jalan Mayor Memet Sastrawirya Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II Palembang

Palembang, DetikSumsel - Tantangan menjelang Asian Games 2018 yang akan di adakan di kota Palembang tak pernah berhenti diterima oleh Pemerintah, khususnya kota Palembang. Keluhan masyarakat terkait kemacetan serta banjir yang sering terjadi selalu diupayakan Pemerintah untuk mengatasinya.

Diluar kemacetan dan banjir, kali ini keluhan masyarakat juga hadir terkait rusaknya jalan hingga menyebabkan suatu lubang yang digenangi air di perlintasan Jalan Yos Sudarso hingga Jalan Mayor Memet Sastrawirya Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Jumat (29/12).

Lantaran kondisi jalan yang berlubang besar bak sumur tersebut, tak jarang banyak pengendara roda dua menjadi korban dari rusaknya jalan itu.

"Takut mas apabila melintas di kawasan ini, jadi memang harus berhati-hati sekali untuk memilih jalan," ungkap Imam, salah warga yang sering melintasi jalan tersebut. 

Sebagai kawasan industri, dimana terdapat Pabrik PT Pusri dan Pelabuhan PT Pelni, seharusnya Pemerintah memperhatikan kemakmuran warga sekitarnya, misalnya memperbaiki jalan di kawasan tersebut. 

"Jalan dikawasan ini pernah sekitar empat bulan lalu diperbaiki, namun hanya lubangnya yang ditibun dengan batuan granit, tetapi tidak bertahan lama karena banyak kendaraan besar melintas, seperti baru keluar dari pelabuhan. Untuk itu, kami berharap pemerintah memperbaiki jalan di kawasan ini secara permanen jangan hanya ditimbun," tambahnya.

Adapun warga lainnya, Wahyu mengatakan, dirinya yang hampir setiap hari melintasi kawasan tersebut, dirinya selalu berusaha untuk menghindari lubang-lubang yang ada. "Tidak sedikit korban berjatuhan apabila tidak teliti memilih jalan untu dilewati," singkatnya. 

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Saiful mengatakan, bahwa untuk perihal perbaikan jalan ada tiga golongan, yakni Jalan Kabupaten/kota, jalan Provinsi dan jalan negara yang menjadi wewenag balai V. 

"Untuk perbaikan diwilayah Boom Baru kita hanya menimbun di lubang-lubang jalan menggunakan aspal seperti granit, lantaran wewenang perbaikannya ada di Provinsi," ungkapnya. 

Untuk perbaikan, dirinya berharap kepada seluruh pihak PT Pelindo untuk bisa menggunakan dana CSR mereka. 

"Jadi kami mengharapkan perbaikan jalan tersebut menggunakan dana CSR dari PT Pelindo, lantaran posisinya pas di depan pelabuhan. Namun, dampaknya ke depan kantor kita juga," pungkasnya.(Wira)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi