Diposting oleh :     Tanggal : 12 Februari 2017 17:56     Dibaca: 244 Pembaca

Warga Sungai Tuha Desak Ganti Rugi Pembebasan Lahan PT KAI

Lokasi pembangunan rel kereta api di Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur hingga Baturaja Kabupaten OKU oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang berimbas kepada lahan warga sekitar.

OKU Timur, Detik Sumsel- Pembangunan rel kereta api yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan fisik double track di Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur hingga Baturaja Kabupaten OKU oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) berimbas kepada lahan warga sekitar. Sebelumnya, PT KAI membuat kebijaksanaan kepada masyarakat yakni dengan memberikan ganti rugi kepada seluruh warga yang selama ini menanam tumbuhan produktif disekitar jalur Rel Kereta Api yang merupakan lahan negara tersebut. 

Sejalan dengan pembangunan itu, Legimin (47) salah satu warga Desa Sungau Tuha, Martapura mengaku bahwa dirinya dijanjikan akan mendapatkan ganti rugi Rp. 95.000/batang atas tanaman yg dimilikinya dari PT KAI sebagai ganti rugi lahan yang telah dilewati pembangunan tersebut."Janji PT KAI akan ganti lahan saya, tapi saat ini belum ada kejelasan," keluhnya. 

Hal tersebut juga turut dirasakan oleh Bapak Lasmin (58) yang dijanjikan hal yang sama oleh PT KAI. "Saya juga masih menunggu janji PT KAI untuk mengganti lahan pertanian saya," ungkapnya,

Sementara itu saat dihubungi melalui telepon Manager Humas PT KAI Wilayah II bagian Sumatera, Franoto Wibowo membenarkan adanya ganti rugi lahan yang diberikan perusahaan yaitu sebesar Rp. 250.000 untuk tiap meternya disesuaikan dengan jenis dan usia tanaman. "Ada kok ganti ruginya," singkatnya.(fim) 

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi