Diposting oleh :     Tanggal : 06 Maret 2017 14:24     Dibaca: 373 Pembaca

Warga Tak Sabar Ikuti Tahapan Pilkades

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten OKU Timur, Fifi Luthas

OKU Timur, Detik Sumsel- Pesta demokrasi di tingkat desa di wilayah Kabupaten OKU Timur tampaknya sebentar lagi akan berlangsung, Besar euforia masyarakat di desa terus mempertanyakan tentang program-program para calon kades yang akan mengikuti pemilihan kepala desa demi kepastian dari program tersebut.

Wirawan (27) warga desa Pulau Negara kecamatan Buay Pemuka Peliung salah satu warga yang akan mengikuti pemilihan kepala desa didesanya mengatakan warga didesanya memiliki keinginan untuk melakukan perjanjian  kontrak politik dengan calon kepala desa yang mana perjanjian tersebut melakukan perjanjian bersama antara warga dengan para calon kepala desa namun untuk regulasi peraturannya wargapun masih bingung.

"Kita menginginkan kepastian program yang akan di usung para calon kades ini yang mana kepastian tersebut jika kepala desa terpilih tidak mampu merealisasikan visi misinya dan jika tidak dapat memberikan perubahan yang mensejahterakan rakyatnya selama menjabat 2 tahun, kades tersebut akan di turunkan dengan dasar kesepakatan perjanjian tersebut" jelas nya.

Tentunya untuk memberikan ketegasan terhadap para pemimpin memang rakyat pun harus ikut tegas.

Terpisah kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten OKU Timur Fifi Luthas ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (06/03) mengatakan untuk perjanjian politik tersebut jika mengacu pada undang-undang desa memang tidak ada aturan yang membenarkan perjanjian tersebut, namun itu merupakan kesepakatan antar masyarakat dan pemimpinnya tidak menutup kemungkinan jika warga melaporkan adanya ketidak beresan kepala desa dalam memimpin tim dari pemerintah daerah akan melakukan pemeriksaan, yang mana jika terbukti lalai dalam mengemban jabatan kepala desa tersebut makan akan di lakukan pemecatan sesuai dengan undang-undang desa.

"Jika nanti ada laporan warga tentang kepala desanya yang bermasalah tentunya nanti tim dari pemerintah akan melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa tersebut jika memang melakukan kesalahan atau tidak mampu mengemban jabatannya maka akan di turunkan dari jabatannya dan kekosongan jabatannya akan diiisi oleh Pejabat Sementara (PJS) yang mana regulasi pengusulannya dari pemerintah Kecamatan setempat" terang Kabag Tapem yang baru menjabat 4 bulan tersebut.

Di tahun 2017  bulan April mendatang memang pemilihan Kepala desa di wilayah Kabupaten OKU Timur saja akan menggelar pemilihan kepala desa di 28 desa  dari 13 kecamatan yang mana pemilihan kades tersebut masa jabatan kepala desa yang habis pada tahun 2016 lalu. tentunya masyarakat menaruh harapan besar kepada pemimpin yang baru demi perubahan yang menimbulkan kesejahteraan rakyat.(fim)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi