1,4 Juta Lulusan Sarjana dan Diploma Per Tahun, Tetapi Hanya 141 Ribu Loker Tersedia

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com – Jumlah sarjana setiap tahunnya meningkat, namun tidak sebanding dengan lowongan kerja yang tersedia di Indonesia.

Kurangnya lapangan kerja telah menjadi permasalahan besar dari tahun ke tahun, membuat gelar sarjana tak lagi menjadi patokan untuk mendapatkan posisi di sebuah perusahaan.

Sebagaimana diliput oleh Kumparan, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Nizam membenarkan terkait perbandingan besar antara jumlah lulusan sarjana baru dengan keterbukaan lowongan perkerjaan.

Dia mengatakan apabila ada 1,4 juta sarjana dan diploma 3 yang lulus setiap tahunnya, namun kesempatan berkerja untuk lulusan tersebut hanya mencapai 10 persen dari jumlah itu.

“Sekitar 1,4 juta sarjana, sarjana terapan, dan diploma 3 setiap tahunnya,” kata Nizam pada Senin (16/12/2022).

Pada data halaman Karirhub Kemnaker, hanya tersedia 141.866 total lowongan pekerjaan yang tersedia di Indonesia saat ini.

Dari segi pengalaman, calon perkerja professional menjadi yang paling dicari dengan jumlah 5.627 lowongan. Kemudian disusul dengan posisi manajer yang mencapai 2.804 perkerjaan, lalu teknisi dan asisten ahli sebanyak 2.646 lowongan, tengan usaha jasa dan usaha penjualan sejumlah 2.382 lowongan, dan yang terakhir ialah tenaga tata usaha sebanyak 1.904 lowongan.

Kebutuhan tenaga kerja dengan latar belakang Pendidikan sarjana menjadi yang tertinggi dengan jumlah 5.257 perkerjaan, disusul dengan diploma sebanyak 4.697 lowongan, lalu SMK dan SMA.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kebutuhan perkerjaan tertinggi, yakni sebanyak 3.671 lowongan. Kemudian disusul dengan Jawa Barat sebanyak 2.697 perkerjaan, lalu Jawa Tengah sebanyak 2.633 lowongan.

Komentar