500 Aset Pemkab Ogan Ilir Belum Miliki Sertifikat | Detik Sumsel
BNI"
Hal tersebut diungkapkan Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria 2021 di Ruang Rapat Bupati, Kamis (21/10).

500 Aset Pemkab Ogan Ilir Belum Miliki Sertifikat

Indralaya, Detik Sumsel- Dari puluhan ribu aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, ternyata terdapat 500 aset yang belum bersertifikat.

Dari 500 aset tersebut berupa pasar, sejumlah sekolah dasar, dan juga sejumlah Puskesmas yang ada di Ogan Ilir.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria 2021 di Ruang Rapat Bupati, Kamis (21/10).

“500 aset tersebut belum memiliki sertifikat sejak berdirinya Kabupaten Ogan Ilir dari pemekaran dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),” kata Panca.

Untuk itu, Panca menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait supaya bergegas menyelesaikan permasalahan ini, dengan cara berinisiatif menyerahkan data kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ogan Ilir.

“Jangan lagi hanya menunggu BPN yang jemput bola, kita yang harus agresif. Jadi tolonglah setelah menyerahkan data lengkap harus di follow up,” tegasnya.

Panca tampak geram dengan sejumlah OPD yang tidak agresif terkait persoalan penertiban aset ini. Salah satunya yang terjadi di Pasar Tanjung Raja, padahal pasar ini akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat.

“Ini sayang sekali kalau bantuannya lepas. Tugas BPN itu hanya memverifikasi dan mensertifikatkan. Untuk itu, tolong dinas terkait segeralah follow up ini,” tutup Panca.(AL).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Ajak Anggota Jurnalis FC Jadi Wira Agent

Lampung, Detik Sumsel– Mandiri Tunas Finance, salah satu anak perusahaan Bank Mandiri yang bergerak dibidang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *