Adanya Dugaan Kesaksian Palsu, Kuasa Hukum IM Akan Ajukan Praperadilan | Detik Sumsel
Pemprov
Kuasa Hukum IM, Rizka Fadli Saiman SH saat menghadirkan para saksi yang diduga dipaksa laporan palsu

Adanya Dugaan Kesaksian Palsu, Kuasa Hukum IM Akan Ajukan Praperadilan

Palembang, Detik Sumsel – Adanya percekcokan antara SC (36) dan IM (36) yang merupakan pegawai di salah satu Instansi Pemerintah Provinsi dan berbuntut pada pelaporan pencemaran nama baik nampaknya masih terus berlanjut.

Pasalnya, saksi dari Pelapor SC (36) yakni Anton dan Robi menarik keterangan sebagai saksi dalam kasus pencemaran nama baik tersebut.

Direkrut advokasi Law Office H Saiman & Family, Rizka Fadli Saiman SH sekaligus kuasa hukum IM menjelaskan, bahwa kliennya berinisial IM (36) ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik pasal 310 KUHP.

“Padahal saksi memberikan keterangan palsu yang disuruh pelapor. Karena tidak ada sama sekali ucapan kasar klien kami kepada pelapor,” katanya.

Dijelaskannya secara detail kliennya pada tanggal 2 Februari 2021 di laporan oleh Septari Citra Mulanda (36) ke Polrestabes Palembang dengan nomor LPB/194/II/2021/SUMSEL/RESTABES/SPKT.

Selanjutnya klien ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian. “Kami telah ajukan pra peradilan, agar kasus ditinjau ulang dan dilakukan rekonstruksi,” ucapnya

Dia juga menyebutkan dua orang saksi pelapor Anton dan Robi akan menarik keterangan kesaksian mereka. Lantaran sadar telah memberikan keterangan palsu.

“Dua saksi mendatangi kami mereka meminta maaf pada klien kami. Lalu mereka mau memberikan keterangan revisi karena apa yang mereka sebutkan kemarin di kantor polisi itu disebutkan karena permintaan pelapor,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu saksi Anton mengatakan, ketika memberikan keterangan dia diminta pelapor memberikan keterangan tersebut.

“Katanya saya disuruh jadi saksi apabila ditanya polisi jawab iya iya saja. Kemudian saya berpikir yang saya lakukan itu salah,” ucapnya.

Berdasarkan informasi kasus ini terjadi pada tanggal 14 Januari 2021 di kantor PU Bina Marga Sumsel pukul 11.12 WIB.

Diketahui, Hal itu bermula antara pelapor dan terlapor terjadi cekcok mulut. Alhasil berbuntut terjadinya laporan ke pihak kepolisian dalam kasus pencemaran nama baik. (Bet)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Kocak.. Preman Palembang Diciduk Saat Bawa Senjata Mainan Hingga Sedang Beli Baju di Toko Online

Palembang, Detik Sumsel — Satreskrim Polrestabes Palembang melalui unit Pidum dan Tekab 134, Sabtu(21/5/2022) mengamankan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.